JAKARTA, DISWAY.ID – Sebanyak 13.5 ton emas dan 23 ton uang tunai ditemukan di rumah mantan Walikota Haikou China.
Zhang Qi yang merupakan mantan Walikota Haikou, Provinsi Hainan pada 2003 - 2006 serta menduduki jabatan penting di partai Komunis Danzhou ini terancam hukuman mati.
Penemuan emas dan uang dengan jumlah fantastis ini diungkap oleh kepolisian China setelah melakukan penggeledahan di rumah Zhang Qi beberapa waktu lalu.
Pihak kepolisian China menyampaikan bahwa Zhang Qi harus mempertanggung jawabkan tumpukan emas dan uang yang ditemukan di rumahnya tersebut.
BACA JUGA:Gaikindo Optimistis Industri Otomotif Indonesia Bangkit di 2026, Target Pasar Tembus 750 Ribu Unit
BACA JUGA:Chelsea Tutup Pintu Klopp dan Zidane! Filosofi Baru The Blues Terungkap Usai Pecat Maresca
Saat ini Zhang Qi, yang juga anggota komite partai provinsi dan kota, dilaporkan sedang menjalani peninjauan disiplin dan diselidiki atas kemungkinan pelanggaran hukum.
Pihak berwajib menglaim bahwa pria berusia 58 tahun itu mungkin telah menerima batangan emas tersebut sebagai suap sebelum ditemukan di rumahnya selama penggerebekan awal bulan ini.
Dari tuduhan yang disampaikan bahwa mantan walikota Haihou tersebut dinyatakan bersalah atas korupsi dan dijatuhi hukuman mati.
Selama penyelidikan, kekayaan yang ditemukan di rumah pejabat tersebut mengejutkan tidak hanya negara itu tetapi juga seluruh dunia.
BACA JUGA:Polisi Sita Barang Bukti TKP Satu Keluarga Tewas di Warakas, Bungkus Makanan Jadi Sorotan
BACA JUGA:Penyebab Kematian Satu Keluarga Misterius, Sejumlah Barang Bukti Diamankan di TKP Tragedi Warakas
Selama penggeledahan, sebanyak 13.5 ton emas dan 23 ton uang tunai ditemukan di apartemen mantan pejabat tersebut.
Selain itu, properti mewah dan koleksi mobil mahalnya yang berada di Tiongkok dan luar negeri disita untuk kepentingan negara.
Menurut penyelidikan, Zhang Qi dikabarkan telah menerima suap dari berbagai pihak untuk mendapatkan kontrak pemerintah dan melegalkan lahan antara tahun 2009 dan 2019.
- 1
- 2
- »




