Kenapa Banyak Maskapai Pilih Kursi Pesawat Berwarna Biru? Ini Alasannya

kumparan.com
5 jam lalu
Cover Berita

Setiap penerbangan pasti selalu berbeda-beda, penumpang berganti, awak kabin berganti, bahkan anak kecil yang menendang kursimu pun bisa berbeda. Namun, ada satu hal yang hampir selalu sama di banyak maskapai penerbangan dunia, kursi pesawat yang didominasi oleh warna biru.

Pernahkah traveler bertanya-tanya kenapa kebanyakan maskapai menggunakan warna biru sebagai kursi pesawat? Ini alasannya menurut awak kabin.

Dilansir Mirror, sebagian besar maskapai besar dunia, seperti Ryanair, KLM, Air France hingga Wizz Air memilih biru sebagai warna utama interior kabin mereka.

Ternyata, pilihan ini bukan sekadar selera desain atau ikut-ikutan antar CEO maskapai. Ada alasan ilmiah dan psikologis di baliknya.

Biru Menenangkan Penumpang

Nigel Goode, desainer penerbangan dan pendiri perusahaan interior pesawat Priestman Goode, menjelaskan bahwa warna biru dipilih untuk mengurangi stres penumpang.

“Biru menciptakan rasa tenang. Ini warna yang konservatif, tidak kontroversial, dan melambangkan kepercayaan, serta keamanan,” ujarnya kepada The Telegraph.

Sebagian besar maskapai memilih nuansa biru yang lembut, bukan warna mencolok, karena memberi kesan seperti di rumah dan menciptakan suasana santai selama penerbangan.

Efek ini bukan sekadar asumsi. Laporan internasional perusahaan kertas G.F Smith yang melibatkan lebih dari 26.000 responden di 100 negara menunjukkan bahwa biru tua adalah warna yang paling banyak diasosiasikan dengan rasa tenang.

Survei YouGov tahun 2015 bahkan menempatkan biru sebagai warna favorit dunia, unggul di hampir semua kelompok usia, ras, dan latar belakang politik.

Mengurangi Kecemasan

Menurut Rishi Kapoor, CEO Nanak Flights, bagi banyak orang, terbang adalah pengalaman yang sangat memicu kecemasan.

“Detail kecil seperti warna interior ternyata sangat berpengaruh dalam membuat penerbangan terasa lebih nyaman,” katanya.

Dengan menciptakan suasana visual yang menenangkan, kabin biru membantu menurunkan ketegangan psikologis penumpang—terutama mereka yang takut terbang.

Membantu Tubuh Merasa Lebih Sejuk

Tak hanya menenangkan, biru juga mempengaruhi persepsi fisik. Dalam laporan Boeing tahun 2002 tentang psikologi kenyamanan kabin pesawat, desainer Virginia Tripp menyebut bahwa warna dapat mempengaruhi persepsi suhu, kelembapan, dan aroma.

Biru diketahui membuat seseorang merasa lebih sejuk, membantu mengimbangi kondisi kabin pesawat yang sering kali terasa pengap dan kering.

Keuntungan Bisnis: Lebih Tahan Kotor

Selain manfaat psikologis dan kenyamanan, biru juga unggul dari sisi operasional. Interior pesawat kerap terkena tumpahan minuman, remah makanan, hingga noda kecil.

Warna biru tua terbukti lebih efektif menyamarkan noda dan kotoran, sehingga membantu menekan biaya perawatan dan pembersihan bagi maskapai.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kemenhaj dan BPKH diminta ambil langkah cepat selamatkan haji khusus
• 16 jam laluantaranews.com
thumb
1 Tersangka Baru Pengusiran Nenek Elina Ditangkap, Begini Perannya
• 16 jam laludetik.com
thumb
Prabowo Setujui Satgas Kuala, Anggarkan Rp60 Triliun untuk Normalisasi Sungai Nasional
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Asli atau Palsu? Cara Mengidentifikasi Gambar dari Kecerdasan Buatan
• 5 jam lalukompas.id
thumb
Pemkab Karimun Sambut Wisatawan Mancanegara Perdana 2026
• 14 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.