Jakarta, tvOnenews.com - AC Milan kembali menjadi sorotan pada bursa transfer Januari. Perhatian kali ini tertuju pada sektor bek tengah yang dinilai belum sepenuhnya memberi rasa aman bagi Rossoneri dalam persaingan ketat Serie A.
Manajemen Milan terus bergerak mencari formula terbaik untuk memperkuat lini belakang. Sejumlah nama telah masuk radar, namun belum ada satu pun yang benar-benar membuat klub yakin untuk segera melangkah lebih jauh.
Berbeda dengan sektor penyerang yang relatif cepat menemukan solusi lewat kehadiran Niclas Füllkrug, pencarian bek tengah justru berjalan lebih rumit. Banyaknya opsi yang tersedia di bursa Januari membuat Milan harus ekstra selektif dalam menentukan pilihan.
Situasi ini memaksa direktur olahraga Igli Tare bekerja lebih keras dalam beberapa pekan terakhir. Agen pemain silih berganti menawarkan nama, sementara Milan berupaya memilah mana yang paling sesuai dengan kebutuhan tim.
Menurut laporan media Italia, beberapa bek ternama sempat ditawarkan kepada Rossoneri. Nama Niklas Süle, Axel Disasi, hingga Radu Dragusin masuk dalam pembahasan internal klub.
Meski demikian, ketiga pemain tersebut belum mampu meyakinkan manajemen Milan. Penilaian teknis, kondisi fisik, hingga kecocokan dengan filosofi permainan menjadi pertimbangan utama sebelum keputusan besar diambil.
Di tengah proses tersebut, satu nama baru muncul dari Turki. Bek Besiktas, Emirhan Topcu, dikabarkan telah masuk dalam daftar panjang target AC Milan.
Pemain berusia 25 tahun itu kini tengah dipantau secara serius oleh tim pencari bakat Rossoneri. Milan ingin menggali lebih dalam soal konsistensi performa, karakter bermain, serta potensi adaptasinya di Serie A.
Langkah ini menunjukkan bahwa Milan tidak ingin bertindak tergesa-gesa. Mereka lebih memilih pendekatan hati-hati ketimbang mengambil risiko dengan keputusan yang keliru di tengah musim.
Kebutuhan akan bek tengah baru sejatinya cukup mendesak. Dalam beberapa laga terakhir, lini pertahanan Milan kerap diuji akibat rotasi pemain dan kondisi fisik yang tidak selalu ideal.
Meski belum menetapkan target utama, Milan menyadari waktu tidak sepenuhnya berpihak. Jika terlalu lama menimbang, peluang merekrut pemain yang tepat bisa saja lepas ke tangan klub lain.

