Pertamina Geothermal (PGEO) Raih Gold Medal di Seoul International Invention Fair 2025

wartaekonomi.co.id
2 hari lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) kembali mencatatkan prestasi di tingkat internasional melalui partisipasinya dalam Seoul International Invention Fair (SIIF) 2025.  PGEO berhasil meraih Gold Medal dan Special Prize dari Korea Invention Promotion Association (KIPA).

Direktur Eksplorasi dan Pengembangan Pertamina Geothermal Energy Tbk, Edwil Suzandi menyampaikan bahwa capaian ini menunjukkan kapasitas inovasi pihaknya dalam memperkuat daya saing industri panas bumi dari Indonesia.

Baca Juga: Pertamina dan RSUD Muda Sedia Aceh Tamiang Bahu-Membahu Operasikan Layanan Kesehatan

“Eksplorasi panas bumi secara lokal masih menghadapi tantangan seperti risiko pengeboran yang tinggi dan kondisi geologi yang kompleks. Petro-MAX berperan penting dalam meningkatkan akurasi analisis dan mendukung pengambilan keputusan teknis pada setiap fase proyek,” ujar Edwil, dilansir Minggu (4/1).

Petro-MAX sendiri merupakan inovasi yang menggabungkan resin epoxy dan pelarut methyl ethyl ketone untuk membentuk lapisan polimer tipis yang meresap ke dalam struktur mineral batuan panas bumi berlempung.

Lapisan tersebut meningkatkan kekuatan antar-mineral dan daya rekat internal, sehingga sampel batuan tetap stabil selama proses analisis. Metode ini dinilai mampu meningkatkan kualitas pengamatan petrografi secara signifikan, yang penting dalam mendukung kegiatan eksplorasi dan pengembangan panas bumi.

Inovasi Petro-MAX dinyatakan unggul setelah melalui proses penjurian ketat oleh para juri internasional yang memiliki keahlian di bidangnya masing-masing.

Suzandi menambahkan, pencapaian tersebut tidak hanya menjadi bentuk pengakuan internasional, tetapi juga mendorong pihaknya untuk terus menghadirkan inovasi yang aplikatif dan bernilai tambah bagi pengembangan energi panas bumi nasional.

PGEO juga mendapatkan peluang untuk memperkenalkan teknologi unggulannya ke pasar global. Seoul International Invention Fair ini dikenal sebagai gateway to the world market yang mempertemukan inventor, peneliti, investor, serta pelaku industri dari berbagai negara.

Baca Juga: Pertamina Geothermal (PGEO) Lirik Pengembangan Green Data Center Berbasis Panas Bumi

Seoul International Invention Fair 2025 diselenggarakan oleh Korean Intellectual Property Office (KIPO) dan Korea Invention Promotion Association (KIPA). Ia berada di bawah naungan Pemerintah Kota Seoul, World Intellectual Property Organization (WIPO), dan International Federation of Inventors’ Associations (IFIA). Tahun ini, pameran tersebut diikuti oleh 617 peserta dari 19 negara dengan lebih dari 500 penemuan yang dipamerkan.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Habiburokhman Luruskan Pro Kontra Pasal Perzinaan, Nikah Siri, dan Poligami Ilegal di KUHP Baru
• 16 jam lalufajar.co.id
thumb
Sektor Pertanian Klaten 2026 Mendapat Alokasi Pupuk Bersubsidi 42.134,6 Ton
• 5 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Papan untuk Mantan jadi Petunjuk
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Purbaya Perpanjang Insentif PPN DTP, Berlaku untuk Harga Rumah hingga Rp 5 M
• 18 jam lalukatadata.co.id
thumb
Kala Hakim Pertanyakan Gaji Rp 163 Juta Tenaga Ahli yang Direkrut Nadiem
• 5 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.