Partai Buruh Tolak Pilkada Melalui DPRD, Risiko Politik Uang Lebih Tinggi

genpi.co
2 hari lalu
Cover Berita

GenPI.co - Presiden Partai Buruh Said Iqbal menyatakan partainya menolak usulan Pilkada melalui DPRD, seperti yang dilontarkan sejumlah elite politik.

Said Iqbal mengatakan Partai Buruh tetap menginginkan Pilkada secara langsung, sehingga memberi ruang rakyat menentukan calon pemimpinnya.

“Pilkada langsung mencerminkan kedaulatan rakyat. Rakyat bisa mengecek para kandidat, sebelum membuat pilihan,” katanya dikutip dari JPNN, Senin (5/1).

Dia menilai Pilkada melalui DPRD, tidak akan menyelesaikan permasalakan penggunaan politik uang dalam kontestasi.

“Jika kepala daerah dipilih melalui DPRD, potensi money politic bisa terjadi secara lebih brutal,” tuturnya.

Said menyebut konsep Pilkada melalui DPRD juga tak menyelesaikan persoalan biaya politik mahal saat kontestasi.

Dia menyampaikan Partai Buruh mengusulkan peraturan baru dalam UU Pemilu, terutama mengenai transparansi hasil suara.

Usulan yang dimaksudnya, yakni setelah penghitungan suara di TPS, maka daftar suara, tabulasi, dan rekapitulasi, disampaiken semua partai peserta pemilu.

Said menegaskan Partai Buruh tetap ingin Pilkada secara langsung, karena merupakan hasil perjuangan panjang reformasi.

“Kenapa kita harus mundur kepada sistem yang pernah mengalami kegagalan? Kita belum lama menjalani reformasi,” ucapnya. (ast/jpnn)

Simak video pilihan redaksi berikut ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pembatasan Kendaraan Ganjil Genap Jakarta Berlaku Rabu 7 Januari 2026
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
5 Cara Ampuh Atasi Resistensi Insulin dan Turun Berat Badan Tanpa Diet Ekstrem
• 16 jam laluviva.co.id
thumb
PDIP Tolak Pilkada Dipilih DPRD, PAN Bicara Soal Dialog Cari Titik Temu
• 20 jam lalusuara.com
thumb
Harga Emas UBS & Galeri24 di Pegadaian Hari Ini 7 Januari 2026
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kelurahan Tamansari Berikan Klarifikasi Terkait Papan Informasi Proyek Rehabilitasi Kantor
• 20 jam lalurealita.co
Berhasil disimpan.