Liputan6.com, Jakarta - Dua orang pria berinisial WAT (24 tahun) asal Maluku dan DN (39 tahun), menjadi korban penganiayaan anggota TNI AL. Peristiwa tersebut terjadi di wilayah Tapos, Kota Depok, Jumat (2/1/2026).
Korban WAT meninggal dunia usai mendapati luka sayatan benda tajam yang diduga dilakukan oknum anggota TNI AL. Adapun korban lainnya, yakni DN menjalani perawatan intensif di RS Brimob, Depok.
Advertisement
Kejadian penganiayaan tersebut dibenarkan Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi. Kejadian itu sempat ditangani Polsek Cimanggis usai mendapatkan laporan sekitar pukul 04.30 WIB.
“Polsek Cimanggis menerima laporan adanya dua korban penganiayaan yang berada di mobil boks,” ujar Made, Senin (5/1/2025).
Pada saat kejadian, kedua korban sempat dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan. Namun salah satu korban dinyatakan meninggal dunia usai sempat menjalani perawatan medis.
“Setelah melakukan perawatan, satu korban meninggal dunia dan satu lagi selamat, masih dalam perawatan,” jelas Made.
Setelah dilakukan penyelidikan, tersangka penganiayaan diketahui berpangkat Serda dan telah ditangani Polisi Militer Angkatan Laut atau POM AL. Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Metro Depok.
“Tadi pagi sudah buat laporan tentu akan dilakukan pemeriksaan para saksi,” terang Made.



