Ramalan Baba Vanga yang Dianggap Terbukti di 2025

insertlive.com
1 hari lalu
Cover Berita

Peramal Legendaris Baba Vanga kembali menjadi sorotan lantaran beberapa prediksinya menjadi kenyataan di tahun 2025. Meski sudah wafat, sosok mistikus asal Bulgaria ini sudah memberikan berbagai peringatan pada manusia lewat ramalannya.

Sebelumnya, sejumlah peristiwa besar ramalan Baba Vanga sudah terbukti kebenarannya, seperti kematian Putri Diana, tragedi 9/11, hingga terpilihnya Barack Obama sebagai presiden Amerika. Sepanjang tahun 2025, ada beberapa peristiwa yang ternyata berkaitan dengan ramalan Baba Vanga.

Berikut ini deretan kejadian 2025 yang terbukti dari ramalan Baba Vanga:

1. Gempa Bumi Myanmar

Baba Vanga sempat meramalkan tentang serangkaian bencana alam yang akan datang di tahun 2025, salah satunya gempa bumi dahsyat yang diprediksi akan menelan banyak korban.

Gempa bumi dahsyat yang melanda Myanmar pada bulan Maret 2025 lalu disebut-sebut sebagai salah satu hasil ramalan Baba Vanga. Peristiwa tersebut menyebabkan kerusakan yang cukup parah hingga merenggut nyawa ribuan orang.

Meski sejumlah orang berpendapat bahwa ramalan tersebut masih belum jelas, kejadian itu menciptakan diskusi hangat terkait ramalan Baba Vanga.

2. Kekacauan Ekonomi Global

Selain bencana alam, Baba Vanga juga meramalkan adanya bencana ekonomi dunia. Menurut ramalannya, kondisi ini akan berdampak pada berbagai aspek, seperti kekacauan politik hingga konflik sosial.

Meski kekacauan ekonomi belum diumumkan pada skala global, sejumlah negara tercatat menghadapi tantangan ekonomi yang cukup berat di tahun 2025. Tantangan ekonomi tersebut salah satunya disebabkan oleh tarif impor yang diterapkan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, pada tahun 2025 lalu. Akibat dari kebijakan itu, terjadi penjualan saham besar-besaran yang memicu ketegangan perdagangan di pasar global.

3. Konflik Politik di Eropa

Baba Vanga juga meramalkan tentang konflik besar yang diduga akan terjadi di Eropa. Hasil ramalannya menunjukkan adanya ketidakstabilan politik yang meningkatkan ketegangan antar negara, menekankan potensi sengketa teritorial, kerusuhan warga sipil, hingga ketidakstabilan ekonomi.

Prediksi tersebut membawa perhatian publik pada ketegangan yang terjadi antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung selama beberapa tahun terakhir. Meski masih menjadi perdebatan, ramalan tersebut terus memicu kekhawatiran masyarakat.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Jordi Cruyff Gabung Ajax Amsterdam, Satu Pemain Timnas Indonesia Masuk Radar di Bursa Transfer Januari
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Demokrat Tiba-tiba Dukung Pilkada Lewat DPRD, Ada Apa?
• 1 jam lalufajar.co.id
thumb
IHSG Bergerak Menuju 9.000, Analis Cermati Saham AMRT-RATU  
• 18 menit laluidxchannel.com
thumb
Ustaz Hilmi Firdausi Nyeletuk soal Buzzer: Harusnya Berterima Kasih ke Pandji
• 17 jam lalufajar.co.id
thumb
Harga Pangan Rabu 7 Januari 2026: Aneka Bawang hingga Beras Naik
• 1 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.