Wandi (17) remaja asal Dusun Pesanggrahan, Desa Neglasari, Kecamatan Pancatengah, Kabupaten Tasikmalaya, rela berjalan kaki sejauh 69 km demi bisa melihat laut.
Wandi berangkat dari rumahnya sendirian pada Kamis, 1 Januari 2026 siang. Dia hanya membawa uang Rp 10 ribu dan mengenakan sandal jepit.
Di tengah teriknya matahari, kaki Wandi terus melangkah menyusuri jalan raya. Hingga akhirnya dia tiba di Masjid Al-Hikmah Kaum Parigi, Pangandaran, untuk beristirahat.
Di sana Wandi bertemu dengan Kanit Reskrim Polsek Cijulang Bripka Zera Janwara. Zera yang melihat kondisi Wandi tengah kelelahan itu pun bertanya tujuan Wandi.
"(Wandi) berjalan kaki sejauh kurang lebih 69 kilometer demi keinginannya melihat laut," kata Polsek Cijulang di akun Instagram resminya, dikutip Selasa (6/1).
Melihat kondisi Wandi, polisi lalu menawarkan bantuan untuk mengantarkan ke Pantai Batu Karas di Pangandara. Wandi juga dibelikan sandal baru karena kondisi sandal jepitnya sudah rusak.
"Dengan penuh kepedulian, anggota Polsek Cijulang memberikan tempat beristirahat, pendampingan," ucapnya.
Wandi tak perlu jalan kaki, kini dia bisa menumpang mobil polisi.
Begitu sampai di pantai, terlihat senyum semringah Wandi. Dia tak sabar ingin bermain air di pantai.
"Wandi, aya lautna (ada lautnya?)," tanya salah satu polisi.
"Aya," kata Wandi sambil tersenyum.
"Rek ngojay di dieu (mau berenang di sini)," ucap Wandi lagi.
Polisi menemani Wandi bermain di pantai hingga keluarga Wandi datang.
"Mengajak anak tersebut menikmati suasana Pantai Batu Karas sambil menunggu keluarga datang menjemput," katanya.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5455483/original/041264300_1766663329-Prabowo_Natal.jpg)


