Retret Dianggap Agenda Politik yang Menghambat Kinerja Pejabat

jpnn.com
1 hari lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah menilai retret Kabinet Merah Putih di kediaman Presiden RI Prabowo Subianto, Bogor, pada Selasa (6/1) hanya kegiatan politis dan formal.

Dia menganggap pelaksanaan retret sebenarnya tak berpengaruh banyak terhadap kinerja pemerintah.

BACA JUGA: Gubernur Sumsel Tegaskan Retret Laskar Pandu Satria Jadi Pilar Pembentukan Generasi Emas

"Retret hanya akan jadi agenda politis dan formal, justru agenda semacam ini menghambat kinerja serta membuat pejabat elite terkooptasi dengan politik Presiden," kata Dedi melalui layanan pesan, Selasa ini.

Toh, Dedi merasa kegiatan retret tak rasional diselenggarakan ketika pemerintahan era Prabowo sudah berjalan hampir setengah periode.

BACA JUGA: Kumpulkan Jajaran Kabinet, Ini Alasan Prabowo Gelar Retret di Hambalang

"Presiden seharusnya lebih progresif dan subtansial pada kerja dan kebijakan yang terang," kata pengamat politik itu.

Dedi kemudian menyinggung sosok Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa yang tak ikut retret perdana kabinet era Prabowo, tetapi punya kinerja maksimal.

BACA JUGA: Dari Seminari hingga Makam Pahlawan, Retret TNI-Polri Tanamkan Nilai Pengabdian

"Purbaya misalnya justru tunjukkan kerja yang baik, setidaknya satu masalah bisa dia tangani dengan benar, padahal dia tidak mengikuti retret," kata dia.

Presiden RI menggelar retret atau pembekalan untuk para menteri di kediamannya, di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, pada Selasa ini.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengatakan bahwa Prabowo mengundang seluruh jajaran Kabinet Merah Putih untuk mengikuti pengarahan.

Dia menjelasan bahwa makna retret bagi Prabowo sebagai kepala negara maupun kepala pemerintahan ialah memberikan pengarahan kepada seluruh jajaran kabinet.

“Dan tentunya diawali dengan melakukan evaluasi terhadap seluruh program, kinerja pemerintah selama satu tahun masa kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo dan Wapres Gibran Rakabuming Raka,” jelasnya. (ast/jpnn)


Redaktur : M. Adil Syarif
Reporter : Aristo Setiawan


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Eks Dirjen Kemenkeu Isa Rachmatarwata Divonis 1,5 Tahun Penjara
• 15 jam lalukompas.com
thumb
IHSG Sesi I Naik ke 8.946, Saham Emiten Nikel INCO, NCKL hingga DKFT Melesat
• 15 jam lalukatadata.co.id
thumb
Heboh Penemuan Kebun Sawit di Cirebon, Pemerintah akan Ganti dengan Bibit Mangga
• 19 jam lalufajar.co.id
thumb
Diperiksa 10 Jam, Wagub Babel Hellyana Dicecar 25 Pertanyaan soal Ijazah Palsu
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Trump Culik Presiden Venezuela dan Incar Greenland, Praktisi HI: AS Ingin Pertahankan Dominasi
• 8 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.