Pemerintah Targetkan 35 Ribu SPPG di 2026, Bakal Layani 82,9 Juta Penerima Manfaat

idxchannel.com
1 hari lalu
Cover Berita

Pemerintah menargetkan pembangunan 35 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) rampung pada 2026. Target tersebut untuk memastikan distribusi MBG.

Pemerintah Targetkan 35 Ribu SPPG di 2026, Bakal Layani 82,9 Juta Penerima Manfaat. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - Pemerintah menargetkan pembangunan 35 ribu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) rampung pada 2026. Target tersebut untuk memastikan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjangkau puluhan juta penerima manfaat di seluruh pelosok tanah air.

“Ada kurang lebih 19.000 SPPG yang sudah terbangun. Target di tahun 2026 harus selesai kurang lebih nanti akan ada sekitar 35.000 SPPG yang akan melayani 82,9 juta penerima manfaat,” kata Mensesneg Prasetyo Hadi kepada wartawan di sela-sela kegiatan retreat di Hambalang, Bogor, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:
Prabowo Sebut MBG Sudah Jangkau 55 Juta Penerima di Awal 2026

Sementara itu, terkait program cek kesehatan gratis (CKG), Prasetyo menuturkan sudah 70 juta warga yang menggunakan program tersebut pada 2025.

“Kemudian juga cek kesehatan gratis sudah mencapai angka 70 juta seluruh warga negara dalam satu tahun di 2025,” ujar dia.

Baca Juga:
Prabowo Sebut Program MBG 99,99 Persen Berhasil

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto mengungkapkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) secara statistik 99,99 persen berhasil. Meskipun, Prabowo mengakui Program MBG saat ini masih ada kekurangan. 

“Apakah ada kekurangan? Ada. Dalam usaha manusia sebesar ini pasti ada kekurangan. Apakah ada penyimpangan? Pasti,” kata Prabowo saat memberikan taklimat awal tahun dalam retret Kabinet Merah Putih di Desa Bojongkoneng, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (6/1/2026).

Baca Juga:
Tonton Video Anak-Anak Tunggu MBG, Prabowo Sindir ‘Orang Pintar’

Namun, Prabowo menegaskan kekurangan yang ada harus bisa diperkecil. Oleh karena itu, Program MBG harus bisa terus dirasakan dengan baik oleh masyarakat.“Tapi kita bersyukur bahwa kalau kita pelajari dengan objektif statistik boleh dikatakan bahwa kita 99,99 persen berhasil,” kata Prabowo.

Presiden Prabowo mengatakan per 6 Januari 2026, jumlah penerima program sudah mencapai 55 juta jiwa. Penerimanya telah mencakup siswa sekolah hingga ibu hamil.

“Kita mulai dengan 6, pada tanggal 6 Januari 2025, hari ini adalah 6 Januari 2026 dan kita sudah mencapai hari ini dilaporkan kepada saya 55 juta penerima manfaat, 55 juta, 55 juta anak-anak Indonesia menerima makan tiap hari, dan termasuk ibu-ibu hamil,” ujar Prabowo. 

Prabowo merasa bangga dengan capaian tersebut. Dia pun membandingkan dengan Brasil yang membutuhkan waktu 11 tahun untuk bisa mencapai 40 juta penerima manfaat. 

“Ini sesuatu yang membanggakan juga karena negara-negara yang kita ketahui contoh Brasil, presiden Brasil menyampaikan kepada saya mereka butuh 11 tahun untuk mencapai 40 juta penerima manfaat, kita satu tahun mencapai 55 juta penerima manfaat,” kata dia.

(Febrina Ratna Iskana)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Dukungan Kiky Saputri untuk Boiyen yang Tengah Hadapi Masalah
• 22 jam laluinsertlive.com
thumb
Lintasarta Perkuat Kolaborasi dengan Starlink untuk Pemerataan Akses Digital Nasional
• 23 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
BPJN Aceh Kebut Pembersihan 50 Titik Longsor di Jalur Nasional Takengon-Gayo Lues
• 5 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Venezuela Berkabung 7 Hari, Trump Umumkan Pengalihan Minyak ke AS
• 13 jam lalucelebesmedia.id
thumb
Bareskrim Polri Bongkar 644 Kasus Judol Sepanjang 2025, Sita Aset Senilai Rp286 Miliar
• 11 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.