Bogor: Presiden Prabowo Subianto memberikan instruksi kepada jajaran Kabinet Merah Putih untuk menanggalkan ego sektoral dalam menjalankan roda pemerintahan. Kepala Negara menegaskan bahwa pencapaian program strategis di 2026 hanya bisa terwujud jika seluruh kementerian bekerja dalam satu visi untuk kepentingan rakyat.
"Beliau berharap kita meninggalkan kepentingan-kepentingan pribadi, kepentingan-kepentingan ego sektoral untuk secepat-cepatnya mencari titik temu apabila terjadi permasalahan, sehingga semua program-program dapat dilaksanakan dengan sebaik-baiknya," kata Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi di Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Bogor, Jawa Barat, dikutip dari akun Youtube Sekretariat Presiden, Selasa, 6 Januari 2026.
Baca Juga :
Prabowo Bentuk Satgas Percepatan Rehabilitasi Bencana di Sumatra, Dipimpin MendagriPrasetyo menjelaskan bahwa Presiden ingin setiap hambatan birokrasi diselesaikan melalui penguatan kerja sama lintas kementerian. Prabowo tidak ingin ada program yang mandek hanya karena koordinasi yang tersumbat antarinstansi.
Orientasi kerja kabinet harus sepenuhnya beralih pada solusi yang berdampak langsung bagi masyarakat. Selain sinergi, kata dia, Presiden juga menuntut para pembantunya untuk mengubah cara kerja konvensional.
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Prabowo meminta jajaran menteri dan kepala lembaga tidak terjebak pada aturan normatif yang menghambat percepatan. Namun, berani melakukan inovasi demi mencapai hasil yang maksimal.
"Beliau juga menekankan bahwa kita harus bekerja cepat, kita harus bekerja smart, kita harus bekerja terkadang tidak boleh normatif, harus berpikir out of the box untuk mencari terobosan-terobosan," ujar Prasetyo.



