Moskow (ANTARA) - Rusia menyambut baik upaya pemerintah Venezuela untuk melindungi kedaulatan negara dan kepentingan nasionalnya, menyusul pelantikan Delcy Rodriguez sebagai presiden sementara di negara Amerika Selatan itu.
"Kami menegaskan kembali solidaritas Rusia yang tak tergoyahkan dengan rakyat dan pemerintah Venezuela," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Selasa (6/1).
Kementerian tersebut juga mendoakan kesuksesan Rodriguez dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi Venezuela.
Rusia juga menyatakan dukungan terhadap upaya meredakan eskalasi krisis di Venezuela serta penyelesaian masalah melalui dialog dan penghormatan terhadap norma hukum internasional, terutama Piagam PBB.
"Amerika Latin dan Karibia harus tetap menjadi kawasan damai. Pembangunan berdaulat negara-negara di kawasan tersebut harus dijamin," kata Kemlu Rusia.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa "Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan masa depannya sendiri tanpa campur tangan eksternal yang merusak."
Delcy Rodriguez, Wakil Presiden dan Menteri Perminyakan Venezuela, secara resmi dilantik sebagai presiden sementara pada Senin, menyusul operasi militer "skala besar" AS terhadap Venezuela pada Sabtu yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan AS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Rusia sebut aksi Trump di Venezuela ilegal, miliki konsekuensi
Baca juga: Rusia desak AS klarifikasi klaim pemindahan paksa Maduro
"Kami menegaskan kembali solidaritas Rusia yang tak tergoyahkan dengan rakyat dan pemerintah Venezuela," menurut pernyataan Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia pada Selasa (6/1).
Kementerian tersebut juga mendoakan kesuksesan Rodriguez dalam menghadapi berbagai tantangan yang dihadapi Venezuela.
Rusia juga menyatakan dukungan terhadap upaya meredakan eskalasi krisis di Venezuela serta penyelesaian masalah melalui dialog dan penghormatan terhadap norma hukum internasional, terutama Piagam PBB.
"Amerika Latin dan Karibia harus tetap menjadi kawasan damai. Pembangunan berdaulat negara-negara di kawasan tersebut harus dijamin," kata Kemlu Rusia.
Pernyataan itu juga menyebutkan bahwa "Venezuela harus dijamin haknya untuk menentukan masa depannya sendiri tanpa campur tangan eksternal yang merusak."
Delcy Rodriguez, Wakil Presiden dan Menteri Perminyakan Venezuela, secara resmi dilantik sebagai presiden sementara pada Senin, menyusul operasi militer "skala besar" AS terhadap Venezuela pada Sabtu yang berujung pada penangkapan Presiden Nicolás Maduro oleh pasukan AS.
Sumber: Sputnik/RIA Novosti
Baca juga: Rusia sebut aksi Trump di Venezuela ilegal, miliki konsekuensi
Baca juga: Rusia desak AS klarifikasi klaim pemindahan paksa Maduro


:strip_icc()/kly-media-production/medias/3396087/original/023545400_1615193519-pexels-mali-maeder-802221__1_.jpg)

