MBG Berdekatan Kandang Ternak Babi, Pemkab Sragen Siap Melindungi

mediaindonesia.com
1 hari lalu
Cover Berita

PEMERINTAH Kabupaten (Pemkab) Sragen, Jawa Tengah, buka suara soal viral dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Desa Banaran, Kecamatan Sambung Macan, yang berlokasi tidak jauh dari kandang babi. Hal ini memantik kegelisahan pemilik ternak babi tersebut, Angga Mahardika, karena khawatir digusur.

Seiring polemik yang masih bergulir di tengah masyarakat, Wakil Bupati Sragen, Suroto menyatakan, Pemkab akan melindungi peternak babi, sepanjang perizinan komplit. "Ya kalau memiliki izin lengkap, Pemkab pasti memberikan perlindungan bagi peternak lokal," kata Wabup Suroto kepada wartawan, Selasa (6/1).

Orang nomor dua di Pemkab Sragen yang juga Ketua Satgas MBG kabupaten itu menegaskan bakal melindungi hak peternak lokal. Pemkab Sragen, lanjut dia, tidak ingin proyek strategis nasional justru mematikan ekonomi warga lokal yang sudah lama berdiri, sebelum MBG muncul.

Dia tekankan, sepanjang kandang babi berizin lengkap dan tidak ada keluhan lingkungan atau masyarakat, mestinya tidak dipermasalahkan. "Ya harus kita lindungi. Masalahnya apa? Karena itu juga warga Kabupaten Sragen," kilah dia sekali lagi. 

Memang, keberadaan dapur MBG di Banaran  yang dibangun berdampingan dengan kandang babi, menjadi masalah pelik dan dilematis. Tetapi yang jelas regulasi dan penentuan titik lokasi dapur MBG, sepenuhnya berada di tangan Badan Gizi Nasional (BGN).

"Itu bukan wewenang Bupati maupun Satgas Daerah. Prinsipnya itu bukan kewenangan bupati dan wakil bupati. Itu kewenangan BGN Pusat," sergah Suroto sekali lagi.

Dia menegaskan sejauh ini peran pemkab hanya sebatas mengantisipasi masalah hingga pemberdayaan tenaga kerja lokal. Namun, untuk urusan eksekusi tata letak gedung yang memicu konflik sosial, daerah seolah ditinggal oleh pusat.

Disinggung mengenai kemungkinan adanya penolakan dari penerima manfaat dari siswa maupun orang tua/wali murid karena dapur pengolah makanan berdampingan dengan kandang babi, Suroto menyebut hal itu sebagai konsekuensi kebijakan pusat.

Sebagai Korwil BGN di Sragen agar kondisi di lapangan ini dilaporkan ke pusat. Soal risiko nanti akan dituangkan dalam laporan resmi. Sebagai Ketua Satgas MBG, dirinya akan segera meninjau langsung lokasi di Desa Banaran. (E-2)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Mengenal Nyctyornis amictus, Burung Lebah Berjanggut Merah Penjaga Ekosistem Hutan Tropis
• 22 jam lalumediaindonesia.com
thumb
Mentan Apresiasi Peran Menteri ATR Jaga 7 Juta Hektare Lahan Pangan
• 16 jam lalurepublika.co.id
thumb
Delpedro Minta Menko Yusril Rutin Pantau Pelayanan Kesehatan di Rutan
• 10 menit lalukompas.com
thumb
Pengakuan Denada soal Oplas: Memang Buat Estetik
• 1 jam laluinsertlive.com
thumb
Rakyat Menanti Pansus DPR Tuntaskan Konflik Agraria
• 14 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.