Jakarta, tvOnenews.com - West Ham United semakin terbenam di zona degradasi klasemen Liga Inggris 2025-2026. Kekalahan dari Nottingham Forest membuat nasib Nuno Espirito Santo tidak aman.
Liga Inggris mengawali tahun dengan pemecatan dua pelatih papan atas. Enzo Maresca dipecat Chelsea pada hari pertama di tahun 2026 dan kemudian Ruben Amorim didepak Manchester United.
Pada Rabu (7/1/2026), manajer yang dipecat berpotensi bertambah setelah West Ham dikalahkan Forest dengan skor 1-2. Nasib Nuno Espirito Santo berada di ujung tanduk.
Tampil di kandang sendiri, London Stadium, The Hammers berpeluang untuk menipiskan jarak dengan zona aman. Mereka ada di peringkat ke-18 dengan 14 poin, terpaut empat poin dari Forest yang ada di urutan ke-17.
Kemenangan di laga ini menjadi sangat penting karena Forest sendiri adalah tim rival dalam perebutan zona aman. Itu tampaknya berjalan baik pada awalnya.
Gol bunuh diri Murillo pada menit ke-13 sempat membuat West Ham unggul di awal permainan. Skor 1-0 pun tidak berubah hingga jeda turun minum.
Namun demikian, situasi berbalik di paruh kedua. Forest berhasil menyamakan skor di menit ke-55 melalui Nicolas Dominguez.
Kemudian, di menit ke-89, mereka mendapatkan penalti yang sukses diselesaikan oleh Morgan Gibbs-White. Tim tamu berhasil memetik tiga poin penuh lewat kemenangan dengan skor 2-1.
Dengan hasil ini, West Ham semakin sulit mengejar Forest. Meski musim masih menyisakan banyak laga, nasib Nuno Espirito Santo berada di ujung tanduk dengan ketertinggalan tujuh poin dari zona aman.
Pembicaraan soal pemecatan Santo pun mulai dibicarakan oleh media-media Inggris. Sang pelatih asal Portugal tidak mampu menang dalam 10 laga beruntun.
Indykaila mengabarkan bahwa itu sudah menjadi pertandingan terakhir Santo bersama West Ham United. The Hammers bahkan diklaim sudah mencoba mencari penggantinya sebelum laga.



