BNN Buru Koki dan Penyandang Dana Lab Vape Narkoba di Apartemen

suarasurabaya.net
1 hari lalu
Cover Berita

Budi Wibowo Plt. Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional (BNN) mengungkapkan penyidik sedang memburu sejumlah pihak yang mempunyai keterkaitan dengan laboratorium pembuatan narkotika dalam bentuk liquid vape dan happy water di salah satu apartemen di wilayah Ancol, Jakarta Utara.

“Hasil penyelidikan kami, ada orang-orang yang kami cari,” kata Budi di Jakarta, Selasa (6/1/2026), seperti dilansir Antara.

Berdasarkan keterangan dari pihak BNN, ada tiga orang yang menjadi sasaran pengejaran penyidik yakni warga negara China berinisial CY yang berperan sebagai “koki” narkotika.

Kemudian warga negara China berinisial ZQ alias J yang berperan sebagai pengendali, pemilik barang, sekaligus penyandang dana bisnis terlarang tersebut, serta inisial H yang berperan sebagai penjaga gudang narkoba.

Pengungkapan laboratorium pembuatan narkotika tersebut berawal dari Operasi Pengamanan Natal dan Tahun Baru di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Saat itu tim menangkap dua orang penumpang asal Malaysia berinisial HHS dan DM karena kedapatan membawa bahan yang diduga mengandung narkotika jenis MDMA dan ethomidate.

Berdasarkan temuan tersebut, petugas langsung melakukan pengembangan dan menangkap dua orang lainnya, yakni PS dan HSN, yang diduga berperan sebagai pengendali lapangan serta pengatur operasional jaringan.

Dari keterangan tersangka PS, tim gabungan kemudian melakukan penggerebekan di sebuah apartemen di Jakarta, yang digunakan sebagai lokasi peracikan narkotika.

Di tempat tersebut, bahan MDMA dan ethomidate yang diselundupkan dari luar negeri dicampur dengan minyak nikotin dan cairan perasa untuk dijadikan liquid vape sebelum dipindahkan ke lokasi lain.

Pengembangan lanjutan mengarah ke sebuah gudang di wilayah Pademangan, Jakarta Utara. Dari lokasi ini, petugas menyita bahan diduga narkotika, puluhan cartridge liquid vape mengandung narkotika siap edar, ribuan cartridge kosong, serta berbagai bahan dan peralatan peracikan.

Hasil penyidikan mengungkap bahwa jaringan ini menerapkan modus penyamaran berlapis. Selain mencampurkan narkotika ke dalam liquid vape, bahan baku, termasuk ethomidate, juga dikemas menyerupai sachet minuman energi yang tampak seperti produk legal.(ant/ipg)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Foto: Berlatih Akrobatik di Gang Sempit Jakarta Utara
• 17 menit lalukumparan.com
thumb
Bursa Transfer Timnas Indonesia: Elkan Baggott Cari Klub Baru, Media Inggris Bongkar Peluang Balik ke Pelukan Mantan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
Super Flu Lebih Berisiko pada Anak, IDAI Ungkap Gejala Bahaya yang Wajib Diwaspadai Orang Tua
• 3 jam lalukompas.tv
thumb
Marcos Senesi Berpeluang Cabut dari Bournemouth, Barcelona dan Juventus Mulai Pasang Kuda-Kuda
• 47 menit lalumerahputih.com
thumb
Situasi di Venezuela Mulai Stabil, Kemlu RI Imbau WNI Tetap Waspada
• 6 jam lalutvrinews.com
Berhasil disimpan.