Pemerintah kembali membuka program peningkatan kompetensi tenaga medis melalui Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis tahun 2026. Program ini menjadi bagian dari strategi nasional untuk memperkuat kualitas pelayanan kesehatan melalui pengembangan keahlian klinis lanjutan dokter spesialis.
Melalui lpdp 2026, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan memberikan dukungan pembiayaan bagi dokter spesialis yang ingin mengikuti program penambahan kompetensi.
Apa Itu Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis LPDP 2026?Di tahun 2026, Lembaga Pengelola Dana Pendidikan menawarkan Beasiswa Fellowship bagi dokter spesialis yang memiliki Surat Tanda Registrasi dan Surat Izin Praktik sebagai dokter spesialis. Program ini menyasar warga negara Indonesia yang berprofesi sebagai dokter spesialis, baik aparatur sipil negara maupun non aparatur sipil negara.
Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026 diberikan dalam bentuk program penambahan kompetensi dengan kurikulum serta capaian pembelajaran yang merupakan bagian dari subspesialis terkait. Program ini tidak ditujukan untuk memperoleh gelar akademik baru, melainkan memperdalam keahlian klinis tertentu.
Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis ini berbeda dengan beasiswa pendidikan dokter spesialis formal seperti Program Pendidikan Dokter Spesialis atau Rumah Sakit Pendidikan Penyelenggara Utama. Fellowship merupakan pelatihan lanjutan non-gelar dengan durasi lebih singkat dan fokus pada peningkatan kompetensi.
Skema Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026
Berikut skema Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis dalam lpdp 2026:
- Program fellowship tujuan dalam negeri berlangsung paling singkat 6 bulan hingga paling lama 24 bulan.
- Program fellowship tujuan luar negeri dapat diikuti paling singkat 3 bulan hingga paling lama 24 bulan.
- Pendaftar hanya dapat memilih satu jenis program fellowship dan satu unit penyelenggara tujuan.
- Program fellowship luar negeri di luar daftar LPDP wajib disertai surat rekomendasi dari rumah sakit pengusul.
- Bidang prioritas fellowship meliputi jantung, stroke, urologi dan nefrologi, serta kanker.
- Rumah sakit pengusul merupakan rumah sakit pemerintah atau rumah sakit swasta kelas A yang ditetapkan Kementerian Kesehatan.
Dalam lpdp 2026, beasiswa ini diberikan dalam bentuk dana pendidikan dan dana pendukung untuk menunjang kelancaran program. Berikut komponen dana Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026:
- Dana pendidikan atau tuition fee.
- Dana tunjangan buku dan penunjang akademik.
- Dana hidup bulanan selama masa program.
- Dana kedatangan untuk studi minimal enam bulan.
- Dana aplikasi visa bagi peserta tujuan luar negeri.
- Dana asuransi kesehatan.
- Dana transportasi keberangkatan dan kepulangan.
- Dana keadaan darurat sesuai ketentuan LPDP.
LPDP telah menetapkan jadwal seleksi Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis yang wajib diperhatikan calon peserta. Berikut jadwal pendaftaran Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis lpdp 2026:
- Pendaftaran seleksi dibuka pada 1–12 Januari 2026.
- Seleksi administrasi dilaksanakan pada 13–20 Januari 2026.
- Pengumuman hasil seleksi administrasi dilakukan pada 21 Januari 2026.
- Perbaikan dokumen dibuka pada 21–24 Januari 2026.
- Proses verifikasi perbaikan dokumen berlangsung pada 26–28 Januari 2026.
- Pengumuman hasil perbaikan dokumen dilakukan pada 30 Januari 2026.
- Seleksi substansi dilaksanakan pada 2–6 Februari 2026.
- Pengumuman hasil seleksi substansi dilakukan pada 13 Februari 2026.
- Intake studi paling cepat dimulai pada Maret 2026.
Setiap pendaftar wajib memenuhi persyaratan administratif dan substansi yang telah ditetapkan. Berikut syarat pendaftaran Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026:
- Peserta merupakan warga negara Indonesia yang berstatus sebagai dokter spesialis, baik aparatur sipil negara maupun non aparatur sipil negara.
- Calon pendaftar belum pernah menerima dan tidak sedang menjalani program Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis yang didanai LPDP.
- Peserta wajib melampirkan surat penerimaan dari unit penyelenggara program fellowship yang memuat keterangan biaya pendidikan atau tuition fee.
- Dokumen Surat Tanda Registrasi dokter spesialis harus masih berlaku dan diunggah sebagai bagian dari persyaratan administrasi.
- Surat Izin Praktik dokter spesialis yang aktif di rumah sakit pengusul juga wajib disertakan dalam proses pendaftaran.
- Peserta diminta menyusun esai yang menjelaskan rencana kerja serta urgensi mengikuti program fellowship sesuai bidang yang dipilih.
- Pendaftar tidak sedang mengikuti program fellowship lain maupun pendidikan dokter subspesialis, baik di dalam negeri maupun luar negeri.
- Selama mengikuti program, peserta tidak diperkenankan menerima pendanaan beasiswa lain yang berpotensi menimbulkan pendanaan ganda.
- Transkrip nilai pendidikan profesi dokter spesialis harus diunggah dan telah dilegalisir oleh institusi terkait.
- Surat rekomendasi resmi dari pimpinan rumah sakit pengusul menjadi dokumen pendukung yang wajib dilampirkan.
- Peserta harus menyetujui dan menandatangani surat pernyataan yang tersedia pada sistem pendaftaran daring LPDP.
- Calon peserta diwajibkan mengisi profil diri serta menuliskan komitmen kembali ke Indonesia berikut rencana kontribusi setelah menyelesaikan program fellowship.
Pendaftaran Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis dilakukan secara daring melalui sistem resmi LPDP. Seluruh proses pendaftaran lpdp 2026 tidak dipungut biaya.
Berikut cara daftar Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis 2026:
- Mendaftar melalui laman resmi beasiswalpdp.kemenkeu.go.id
- Mengisi formulir pendaftaran dan mengunggah seluruh dokumen persyaratan.
- Melakukan submit aplikasi untuk memperoleh kode registrasi pendaftaran.
LPDP memiliki lebih dari satu skema beasiswa bagi tenaga medis. Pemahaman terhadap perbedaan skema ini penting diketahui agar calon pendaftar tidak keliru memilih program yang tidak sesuai dengan latar belakang pendidikan maupun tujuan pengembangan kompetensi.
Perbedaan Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis dan Beasiswa Dokter Spesialis Formal dalam lpdp 2026 dapat dijelaskan sebagai berikut:
- Beasiswa Fellowship Dokter Spesialis merupakan program penambahan kompetensi klinis lanjutan, sedangkan Beasiswa Dokter Spesialis Formal adalah pendidikan akademik untuk memperoleh gelar dokter spesialis.
- Program fellowship bersifat non-gelar dan ditujukan bagi dokter spesialis aktif, sementara PPDS atau RSPPU merupakan pendidikan bergelar bagi dokter umum.
- Sasaran Beasiswa Fellowship adalah dokter spesialis yang ingin memperdalam keahlian tertentu, sedangkan Beasiswa Dokter Spesialis Formal menyasar dokter umum yang ingin menempuh pendidikan spesialis.
- Durasi fellowship relatif singkat, berkisar antara tiga hingga dua puluh empat bulan, sementara pendidikan dokter spesialis formal umumnya berlangsung empat hingga lima tahun.
- Fokus fellowship adalah pendalaman kompetensi sebagian subspesialis, sedangkan pendidikan formal mencakup kurikulum spesialis secara menyeluruh.



:strip_icc()/kly-media-production/medias/5360704/original/079491800_1758721598-183356.jpg)