Mayoritas DPD Golkar Dukung Pilkada Lewat DPRD, Ini Pertimbangan dan Catatannya

disway.id
1 hari lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID-- Wakil Ketua Umum DPP Partai Golkar, Ahmad Doli Kurnia Tandjung mengungkapkan bahwa dalam Rapimnas I Partai Golkar, hampir seluruh DPD Provinsi mengusulkan agar Pilkada dilaksanakan melalui DPRD dengan beberapa catatan.

Hal itu berdasarkan hasil dari tim kajian politik yang menghasilkan opsi rekomendasi terkait Sistem Pemilu, Parpol, termasuk Pilkada. 

BACA JUGA:Dikira Suara Petir, Rumah di Grogol Rusak akibat Ledakan Gas: Satu Orang Luka Bakar Serius

BACA JUGA:Polda Metro dan Kejati Rapat Bareng, Bahas KUHP-KUHAP Baru

Ia menyebutkan bahwa untuk Pilkada, tim kajian merekomendasikan 3 opsi. Yakni, pelaksanaan Pilkada tetap secara langsung. Lalu opsi kedua, pelaksanaan Pilkada oleh DPRD untuk Pemilihan kepala daerah.

Ketiga, pelaksanaan Pilkada oleh DPRD untuk pemilihan Gubernur dan Pilkada secara asimetris hybrid untuk Pemilihan Bupati Walikota. 

"Pertimbangan yang mengemuka mengembalikan Pilkada ke DPRD, yang utama adalah terkait tingginya biaya politik dalam Pilkada langsung. Bukan hanya biaya penyelenggaraannya saja, namun juga biaya politik lainnya yang juga jauh lebih tinggi," katanya dalam konfirmasinya, Rabu 7 Januari 2026.

BACA JUGA:Liar Isu Selingkuh, Cocoklogi Vespa Kuning Aura Kasih dan Ridwan Kamil hingga Liburan Bareng ke Eropa Dibantah

BACA JUGA:Pasang Thermal Scanner, Kemenkes Perketat Penumpang dari Luar Negeri Cegah Sebaran Super Flu

Menurutnya, dimasukkannya opsi Pilkada secara langsung karena mempertimbangkan prinsip demokrasi.

"Serta prinsip desentralisasi dan dekonsentrasi dalam pelaksanaan otonomi daerah kita," ucapnya.

Berdasarkan aspirasi yang berkembang dari seluruh DPD Golkar Provinsi, Rapimnas merekomendasikan agar pelaksanaan Pilkada dilakukan melalui DPRD.

"Baik untuk pemilihan Gubernur, Bupati dan Walikota, dengan beberapa catatan. Dan meminta kepada DPP Golkar untuk membahasnya bersama koalisi Partai Politik pendukung pemerintah untuk diperjuangkan dalam revisi UU Pemilu dan Pilkada," ungkapnya.

BACA JUGA:Penyalahgunaan Grok AI untuk Konten Asusila Jadi Sorotan, Kemkomdigi Langsung Tindaklanjuti

BACA JUGA:Mengejutkan! Marc Marquez Mengaku Bakal Pensiun Dini dari MotoGP, Jika Punya Anak Bakal Larang Jadi Pembalap

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kasus Korupsi Proyek Bekasi, KPK Telusuri Peran DPRD dan Aliran Uang
• 5 jam laludisway.id
thumb
Nadiem Ajukan Permohonan Berobat dan Penangguhan Penahanan, Begini Reaksi Hakim
• 6 jam laluokezone.com
thumb
39 Personel TNI Berprestasi di SEA Games 2025, Terima Penghargaan Kenaikan Pangkat
• 7 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Prabowo Terharu Atlet Berkuda SEA Games 2025 Alami Patah Tulang Rusuk dan Tetap Tanding: Sekolahkan Jadi Perwira
• 7 jam lalutvonenews.com
thumb
Waspada dan Ambisi, Tomas Trucha Tegaskan Target PSM Tiga Poin Hadapi Bali United
• 6 jam lalufajar.co.id
Berhasil disimpan.