4.535 SPPG Punya SHLS, Wamenkes Sebut Prosesnya Ketat

kompas.com
23 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes) Benjamin Paulus Octavianus menyebut, sebanyak 4.535 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) atau Dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah memiliki Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SHLS).

"Bersyukurlah hari ini sudah 4.535 SPPG yang sudah lulus sertifikat. Itu artinya itu termasuk pemeriksaan laboratoriumnya, segalanya itu dicek," kata Benjamin, usai mengecek pelaksanaan MBG di SMK 1 Jakarta, Kamis (8/1/2026).

Pria yang akrab disapa Benny ini menambahkan, SPPG yang belum memiliki SLHS harus kembali melakukan perbaikan.

Menurut dia, hingga saat ini, sudah lebih dari 7.000 SPPG yang mendaftar untuk SLHS.

Baca juga: Setahun Program MBG, BGN Klaim Lampaui Target hingga 55,1 Juta Penerima

Hanya saja, proses mendapatkan SLHS memakan waktu panjang dan sangat ketat.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=kejadian luar biasa, Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi, dapur makan bergizi gratis, SPPG, Sertifikat Laik Higiene Sanitasi, Penurunan Kasus Keracunan&post-url=aHR0cHM6Ly9uYXNpb25hbC5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOC8xMTU5NTk3MS80NTM1LXNwcGctcHVueWEtc2hscy13YW1lbmtlcy1zZWJ1dC1wcm9zZXNueWEta2V0YXQ=&q=4.535 SPPG Punya SHLS, Wamenkes Sebut Prosesnya Ketat§ion=Nasional' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Loh, yang sudah daftar itu kan sudah 7.000 lebih. Kan lab itu butuh lebih dari seminggu, kan beliau yang pegang ini, Ibu Then yang bertanggung jawab dari Kemenkes," ujar dia.

"Maka kita kan agak ketat, ya. Sampai mereka 'waduh kapan bisa buka kalau gini caranya'. Kami dari Kemenkes, ya tegas demi menjaga supaya tadi itu," sambung dia.

Penurunan kasus kejadian luar biasa

Penambahan jumlah SPPG yang memiliki SLHS berdampak langsung terhadap kasus kejadian luar biasa (KLB) dalam program MBG.

Benny memandang, pelaksanaan MBG semakin hari jumlah kasus KLB terkait MBG semakin menurun.

Baca juga: Soal Zero Accident MBG, BGN: Kami Akan Berusaha Keras

"Kan kita bersyukur lah, selama bulan Desember lah, yang mengalami keracunan makanan cuma 12 kejadian. Tadinya 3.000 turun 2.000, (turun) 1.000, makin hari makin bagus," ucap dia.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Bahkan, selama 19 hari terakhir tidak ditemukan kasus keracunan terkait MBG.

"Ini bahkan sudah 19 hari terakhir zero accident karena kita jagain ketat, maka kalau bilang 0, ya namanya, kita tidak bisa ya namanya manusia, tapi kita lihat apa yang terjadi hari ini. Kita bersyukur turunnya angka kejadian itu sangat drastis," terang Benny.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kinerja Artis Senior Ari Sihasale di Komite Otsus Papua Dipertanyakan
• 14 jam laludisway.id
thumb
Benarkah 4 Pelatih Lokal Ini Jadi Calon Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia?
• 3 jam lalubola.com
thumb
Alasan Anak Asuh Ridwan Kamil-Atalia Tak Masuk Putusan Hakim
• 17 jam laluliputan6.com
thumb
Serangan Israel di Gaza Tewaskan 13 Orang
• 2 jam lalutvrinews.com
thumb
Sidang Ammar Zoni: 2 Terdakwa Saling Bantah soal Kepemilikan 12 Paket Sabu di Kamar Sel
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.