Bantuan Logistik untuk Desa Terpencil di Aceh Tengah Disalurkan Melalui Udara

metrotvnews.com
23 jam lalu
Cover Berita

Banda Aceh: Penyaluran bantuan logistik bagi korban banjir dan longsor di Kabupaten Aceh Tengah kembali dilakukan melalui jalur udara. Sebanyak 3,1 ton barang bantuan didistribusikan menggunakan helikopter Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke sejumlah desa terpencil yang masih sulit diakses melalui darat.

Juru Bicara Pos Komando Penanganan Bencana Banjir dan Longsor Aceh Murthalamuddin menjelaskan bahwa kondisi medan dan infrastruktur jalan yang belum pulih pasca-bencana menjadi alasan utama dipilihnya distribusi udara.

"Jalur udara menjadi pilihan paling memungkinkan untuk memastikan bantuan segera sampai ke masyarakat di wilayah tengah," kata Murthalamuddin, Kamis, 8 Januari 2026.
 

Baca Juga :

26 Desa di Aceh Tengah Masih Terisolasi

Berdasarkan laporan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Aceh Tengah, bantuan ini disalurkan ke beberapa titik di empat kecamatan. Di Kecamatan Ketol, masing-masing 300 kilogram bantuan dikirim ke Kampung Bergang, Burlah, Serempah, dan Bah.

Di Kecamatan Rusip Antara, Kampung Tirmi Ara menerima 300 kilogram, sedangkan Kampung Pilar Jaya mendapatkan 500 kilogram. Penyaluran di Kecamatan Linge dilakukan ke Kampung Penarun (500 kg) dan Kampung Linge (300 kg). Sementara itu, Kampung Bius Utama di Kecamatan Silihnara menerima bantuan 300 kilogram.


Barang bantuan didistribusikan menggunakan helikopter. Foto: Istimewa


"Total bantuan yang telah dikirimkan pada Kamis ini mencapai 3.100 kilogram atau setara dengan 3,1 ton. Distribusi ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak," ujar Murthalamuddin.

Secara kumulatif, sejak tanggap darurat dimulai pada 26 Desember 2025 hingga 7 Januari 2026, total bantuan logistik yang telah tiba di Kabupaten Aceh Tengah mencapai 900 ton. Pemerintah menyatakan akan terus memantau kondisi lapangan.

"Tim penanganan bencana akan menyesuaikan pola distribusi sesuai dengan perkembangan situasi di lapangan," ujar Murthalamuddin.


Barang bantuan didistribusikan menggunakan helikopter. Foto: Istimewa


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Ingin Dianeksasi Trump, Berapa Banyak Warga Greenland yang Setuju Bergabung AS?
• 22 jam lalumetrotvnews.com
thumb
BGN Soal Temuan 102 Yayasan MBG Punya Pejabat, Nanik: Bangun Dapur Gizi Hak Seluruh Warga Negara
• 20 jam laludisway.id
thumb
Indonesia–Jepang Jajaki Proyek Bersama Energi dan Teknologi Industri
• 14 jam lalutvrinews.com
thumb
Dampak Besar MBG: Lapangan Kerja Tumbuh, 2,5 Juta Orang Terserap dalam 1 Tahun
• 21 jam laludisway.id
thumb
Sampah Numpuk di Tangsel, Gubernur Andra Soni Bicara 2 Proyek PLTSa
• 22 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.