GenPI.co - Program Makan Bergizi Gratis (MBG) akan tetap dijalankan selama puasa Ramadan.
Hal ini terutama menyasar ibu hamil dan menyusui serta anak di bawah usia 5 tahun atau balita.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan hari libur ataupun Ramadan program MBG tetap jalan.
Dadan menjelaskan MBG bertujuan menekan stunting sehingga selain siswa di sekolah, program imenyasar para ibu hamil, menyusui, dan balita.
"Bahkan di 2026 ini kami akan utamakan di 1.000 hari pertama kehidupan,” kata dia, Kamis (8/1).
Dadan membeberkan ibu hamil, menyusui, dan anak balita karena golden time period-nya pendek sekali.
“Karena di situlah stunting dicegah kemudian otak berkembang," imbuh dia.
Dia mengingat pentingnya pemenuhan gizi di 1.000 hari pertama dan bahkan dalam kandungan.
Maka dari itu, Dadan menyebut BGN terus berupaya memastikan tidak ada ibu hamil dan anak balita yang terlewatkan menerima MBG.
"Jangan lupa nih sekarang karena yang menerima manfaat sudah 55,1 juta, kebutuhan rantai pasoknya menjadi sangat signifikan,” beber dia.
Sebelumnya, BGN kembali menjalankan kembali program MBG setelah libur sekolah secara serentak pada Kamis (8/1).
Sampai akhir 2025, program itu melayani sekitar 55,1 juta penerima manfaat di berbagai wilayah Indonesia.(ant)
Simak video berikut ini:




