Dalam Sidang, Ammar Zoni dkk Ngaku Disiksa Oknum Penyidik

kompas.com
18 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Enam terdakwa kasus dugaan peredaran narkotika di dalam Rumah Tahanan (Rutan) Salemba mengaku mendapatkan siksaan dari oknum penyidik kepolisian.

Keenam terdakwa adalah Ammar Zoni, Asep bin Sarikin, Ardian Prasetyo bin Arie Ardih, Andi Muallim alias Koh Andi, Ade Candra Maulana bin Mursalih, dan Muhammad Rivaldi

Pengakuan ini muncul saat sesi tanya jawab antara kuasa hukum dan terdakwa Ammar Zoni beserta kawan-kawan dalam sidang pemeriksaan di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Pusat, Kamis (8/1/2025).

Baca juga: Sidang Ammar Zoni: 2 Terdakwa Saling Bantah soal Kepemilikan 12 Paket Sabu di Kamar Sel

Mulanya, kuasa hukum Ammar Zoni, Jon Matias, menanyakan langsung soal penyiksaan yang diterima kliennya.

"Tadi saudara mengaku ada penyiksaan. Benar?" tanya Jon Matias kepada Ammar Zoni.

var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=Ammar Zoni, sidang Ammar Zoni, ammar zoni kasus narkoba&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8wOS8wNTAzMDAzMS9kYWxhbS1zaWRhbmctYW1tYXItem9uaS1ka2stbmdha3UtZGlzaWtzYS1va251bS1wZW55aWRpay0=&q=Dalam Sidang, Ammar Zoni dkk Ngaku Disiksa Oknum Penyidik §ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `
${response.judul}
Artikel Kompas.id
`; document.querySelector('.kompasidRec').innerHTML = htmlString; } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } else { document.querySelector(".kompasidRec").remove(); } } }); xhr.open("GET", endpoint); xhr.send();

"Benar. Sebenarnya yang disiksa betul-betul disiksa sampai dipukul, disetrum sampai berdarah-darah itu saudara Rivaldi, Ardian, Asep," jawab Ammar.

Ammar mengaku melihat langsung kekerasan fisik yang dialami lima terdakwa lainnya.

Saat ditanya secara spesifik tentang tindakan kekerasan yang dialami, Ammar mengaku ditendang dan mendapat kekerasan verbal.

Selanjutnya, Jon Matias bertanya kepada Asep mengenai kekerasan fisik yang dilakukan oleh oknum polisi. Asep mengaku ia sempat ditendang sampai jatuh ke lantai.

"Iya (mendapat kekerasan) Ditendang. Sampai nyusruk (jatuh ke lantai) lalu bangun lagi. Saya ditendang saja, tanpa disetrum," ungkap Asep.

Baca juga: Merasa Diintimidasi Penyidik, Ammar Zoni Minta BAP Kasus Peredaran Narkoba Dicabut

Ia menambahkan, ada tiga orang oknum penyidik yang melakukan kekerasan terhadapnya.

Kemudian, Jon bertanya ke Ardian. Ardian mengaku mendapat penyiksaan dari oknum Polsek Cempaka Putih. Ia sampai meringkuk di lantai, dikelilingi tujuh orang oknum polisi.

"Mereka menginjak-injak saya. Maaf Bagian vital saya disetrum. Saya berani jamin itu kalau (rekaman) CCTV bisa dibuka," jelasnya.

Lebih lanjut, Jon Matias menanyakan soal tindakan kekerasan kepada terdakwa Andi Muallim.

googletag.cmd.push(function() { googletag.display('div-gpt-for-outstream'); });
.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }
LazyLoadSlot("div-gpt-ad-Zone_OSM", "/31800665/KOMPAS.COM/news", [[300,250], [1,1], [384, 100]], "zone_osm", "zone_osm"); /** Init div-gpt-ad-Zone_OSM **/ function LazyLoadSlot(divGptSlot, adUnitName, sizeSlot, posName, posName_kg){ var observerAds = new IntersectionObserver(function(entires){ entires.forEach(function(entry) { if(entry.intersectionRatio > 0){ showAds(entry.target) } }); }, { threshold: 0 }); observerAds.observe(document.getElementById('wrap_lazy_'+divGptSlot)); function showAds(element){ console.log('show_ads lazy : '+divGptSlot); observerAds.unobserve(element); observerAds.disconnect(); googletag.cmd.push(function() { var slotOsm = googletag.defineSlot(adUnitName, sizeSlot, divGptSlot) .setTargeting('Pos',[posName]) .setTargeting('kg_pos',[posName_kg]) .addService(googletag.pubads()); googletag.display(divGptSlot); googletag.pubads().refresh([slotOsm]); }); } }

Andi bilang, ia banyak mendapatkan kekerasan fisik, mulai dari dipukul di bagian kepala, kaki hingga badan dan dicubit.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Tiket Laga El Classico Persib vs Persija Ludes Terjual
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
MBG Tetap Jalan Saat Ramadan, Target Utama Ibu Hamil Menyusui dan Balita
• 23 jam lalugenpi.co
thumb
Tanpa Batas Waktu, Donald Trump Ogah Lepaskan Kendali atas Venezuela
• 21 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Vinicius Jr Sindir Diego Simeone Usai Real Madrid Pecundangi Atletico
• 10 jam laluviva.co.id
thumb
Korban ranjau darat dan peledak di Kamboja turun 20% pada 2025
• 12 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.