VIVA – Ketegangan mewarnai duel Real Madrid kontra Atletico Madrid pada semifinal Piala Super Spanyol. Vinicius Junior dan pelatih Atletico, Diego Simeone, terlibat adu mulut di pinggir lapangan dalam laga yang dimenangi Los Blancos dengan skor 2-1.
Pertandingan bertensi tinggi itu semakin memanas di babak kedua. Simeone terlihat berusaha memancing emosi Vinicius yang berada di sisi lapangan. Pelatih asal Argentina tersebut bahkan sempat melontarkan kalimat provokatif dengan menyebut nama Presiden Real Madrid, Florentino Perez, seolah memberi sinyal bahwa Vinicius bisa saja didepak dari klub.
Situasi makin panas saat Vinicius ditarik keluar lapangan. Simeone kembali menyulut emosi dengan menunjuk ke arah tribun sambil meminta sang winger “mendengarkan” suara penonton. Aksi itu jelas tak diterima Vinicius dengan baik.
Tak berhenti di lapangan, Vinicius kemudian melontarkan respons melalui media sosial. Lewat kolom komentar Instagram pada unggahan yang menampilkan momen adu argumen tersebut, pemain asal Brasil itu menyindir Simeone dengan kalimat, “Kamu kalah lagi di laga gugur,” disertai sejumlah emoji.
Sementara itu, Simeone memilih menghindari polemik saat sesi konferensi pers. Ia mengaku memiliki ingatan yang “rumit” dan enggan membeberkan detail ucapannya kepada Vinicius. Sebaliknya, pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, dikabarkan tidak senang dengan sikap yang ditunjukkan Simeone dalam insiden tersebut.
Di luar kontroversi, Real Madrid memastikan tiket ke final. Namun, performa tim dinilai belum maksimal. Gelandang Federico Valverde mengakui masih banyak hal yang perlu dibenahi. Xabi Alonso berharap bisa diperkuat Kylian Mbappe di partai final, sementara Antonio Rudiger berpotensi absen di laga El Clasico. Kondisi Rodrygo Goes juga masih diragukan.





