Presiden AS Donald Trump paksa Venezuela beli produk AS, usai mengambil alih 50 juta barel minyak. Isu ini jadi salah satu berita populer kumparanBISNIS pada Kamis (8/1).
Ada pula berita soal defisit APBN tercatat sebesar Rp 695 triliun atau 2,92 persen dari PDB nasional sepanjang 2025. Berikut rangkumannya:
Trump Paksa Venezuela Beli Produk ASDalam unggahannya di Truth Social, Trump mengatakan pembelian tersebut mencakup produk pertanian Amerika, obat-obatan, perangkat dan peralatan medis, hingga perlengkapan untuk meningkatkan jaringan listrik dan fasilitas energi Venezuela.
"Saya baru saja mendapat informasi bahwa Venezuela HANYA akan membeli produk buatan Amerika dengan uang yang mereka terima dari kesepakatan minyak baru kami," kata Trump, Kamis (8/1).
Menurutnya kesepakatan ini menunjukkan komitmen Venezuela menjadikan AS sebagai mitra utama dalam berbisnis. Ia menilai langkah tersebut sebagai keputusan yang bijak dan menguntungkan bagi rakyat kedua negara.
"Ini sebuah pilihan yang bijak dan hal yang sangat baik bagi rakyat Venezuela dan Amerika Serikat. Terima kasih atas perhatian Anda terhadap hal ini!" lanjutnya.
APBN RI Defisit Rp 695 TriliunSecara rinci, pendapatan negara hingga akhir Desember mencapai Rp 2.756 triliun. Artinya, negara sudah mengumpulkan 91,7 persen pendapatan dari target APBN 2025.
“Hingga 31 Desember 2025 APBN defisit Rp 695 triliun atau 2,92 persen dari total PDB nasional," kata Purbaya dalam konferensi pers APBN KiTa di Kantor Kemenkeu, Kamis (8/1).
Purbaya juga sudah membelanjakan APBN senilai Rp 3.451 triliun. Angka itu setara dengan 95,3 persen dari target APBN 2025. Kemudian, dari sisi keseimbangan primer juga mencatatkan defisit sebesar Rp 180,7 triliun.


:strip_icc()/kly-media-production/medias/5468603/original/008030200_1767961714-InShot_20260109_180836529_1_.jpg)
