FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengasuh Pesantren UNIQ Nusantara, Iyus Sugiman atau yang akrab disapa Gufron Khan memberikan penegasan terkait persoalan yang kini viral soal demo dan laporan terhadap Pandji Pragiwaksono.
Dalam hal ini, Gufron Khan yang juga dari LBH PP Muhammadiyah memberi penegasan bahwasanya Muhammadiyah sampai saat ini belum menerima IUP.
IUP atau Izin Usaha Pertambangan sama sekali belum ada diterima oleh Muhammadiyah
“Ini lagi-lagi soal tambang, yang diberikan kepada ormas baik NU, Muhammadiyah,” katanya dikutip dari unggahan Facebook Jumat (9/1/2026).
“Sudah saya terangkan bahwa sampai hari ini, Muhammadiyah belum menerima IUP tambang,” tegasnya.
Karena alasan itulah, sampai saat ini Muhammadiyah disebut belum melakukan pertambangan karena belum adanya IUP
“Jadi, Muhammadiyah sama sekali belum ada melakukan izin pertambangan. Belum ada usaha-usaha untuk bisnis tambang,” tuturnya.
Dari permasalahan inilah yang kemudian dikaitkannya dengan massa aksi yang mendemo dan hendak melaporkan Pandji Pragiwaksono.
Gufron Khan menyebut, massa aksi yang mengataskan NU dan Muhammadiyah adalah oknum.
Ia tegas mengatakan dan menolak orang-orang yang mengatasnamakan Muhammadiyah, itu adalah orang-orang yang tidak jelas.
“Jadi kalau ada demo terkait apa yang disampaikan Pandji dalam program Mens Rea yang kemudian ada pihak-pihak yang merasa terganggu termasuk ada mengaku dari pemuda muhammadiyah atau aliansi muhammadiyah. Saya tegaskan itu adalah orang-orang yang tidak jelas,” terangnya.
(Erfyansyah/Fajar)




:strip_icc()/kly-media-production/medias/4065432/original/001612500_1656325087-WhatsApp_Image_2022-06-27_at_5.08.03_PM.jpeg)