Pengelola Ungkap Pemicu Sampah di Pasar Induk Kramat Jati Menggunung

detik.com
18 jam lalu
Cover Berita
Jakarta -

Gunungan sampah di Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur (Jaktim), dikeluhkan warga karena menimbulkan bau menyengat. Pengelola Pasar Induk Kramat Jati menyebut tumpukan sampah terjadi sejak November 2025.

"Jadi memang penumpukan ini terjadi satu bulan belakangan ya. Kira-kira itu di bulan November dan Desember," kata Manajer Pasar Induk Kramat Jati Agus Lamun di Pasar Induk Kramat Jati, Jaktim, Jumat (9/1/2026).

Baca juga: Mulai Diangkut, Begini Penampakan Gunungan Sampah di Pasar Induk Kramat Jati

Agus menyebut salah satu penyebab sampah menumpukan ialah berkurangnya truk pengangkut sampah dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Dia mengatakan biasanya ada 15 truk yang dikerahkan, namun saat itu hanya ada delapan delapan truk yang bisa digunakan.

"Belakangan di bulan terakhir ini pengiriman armada itu hanya sekitar tujuh-delapan armada. Nah, oleh karenanya terjadi deposit sampah," sebut Agus.




(kuf/haf)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Punya Potensi Ekonomi Global, Presiden Prabowo Minta Hilirisasi Gambir Dipercepat
• 16 jam lalubisnis.com
thumb
Hasil Persita vs Borneo FC: Laskar Cisadane Tumbangkan Pemuncak Klasemen 2-0
• 11 jam lalukompas.tv
thumb
Diganjar Satya Lencana, Badikenita Tegaskan Perlindungan Petani Prioritas Negara
• 9 jam lalueranasional.com
thumb
Setelah Borneo FC Tumbang, Persib dan Persija Berpeluang Jadi Juara Paruh Musim BRI Super League jika Menang
• 10 jam lalubola.com
thumb
Connie Rahakundini: Penanganan Terorisme Tak Boleh Jadi Tugas Harian TNI
• 13 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.