Jakarta, tvOnenews.com - Pertandingan sarat gengsi antara Persib Bandung melawan Persija Jakarta bukan hanya menyedot perhatian publik sepak bola nasional, tetapi juga menghadirkan potensi pemasukan luar biasa bagi tuan rumah. Duel klasik di Super League ini berlangsung pada Minggu (9/1/2026).
Laga yang digelar di Stadion Gelora Bandung Lautan Api itu mencatat penjualan tiket yang luar biasa dengan kuota resmi sebanyak 26 ribu lembar dinyatakan ludes terjual. Antusiasme Bobotoh sejak hari pertama penjualan menjadi indikator kuat besarnya daya tarik pertandingan ini.
Harga tiket yang dijual panitia terbagi ke dalam beberapa kategori dengan rentang cukup lebar. Tiket reguler dibanderol mulai dari Rp180 ribu, sementara kategori VIP hingga Corporate Box mencapai puluhan juta rupiah per unit.
Dengan kondisi tersebut, pendapatan kotor dari penjualan tiket diperkirakan menembus angka miliaran rupiah hanya dari satu pertandingan. Jika menggunakan asumsi harga tiket rata-rata di kisaran Rp400 ribu hingga Rp500 ribu, total pemasukan bisa mencapai lebih dari Rp10 miliar.
- Persib.co.id
Angka tersebut belum termasuk potensi tambahan dari penjualan tiket premium yang biasanya hanya tersedia dalam jumlah terbatas. Meski jumlahnya sedikit, kategori ini memberikan kontribusi signifikan terhadap total pendapatan pertandingan.
Namun demikian, pendapatan tiket tidak serta-merta menjadi keuntungan bersih yang sepenuhnya masuk ke kas klub. Persib tetap harus menanggung berbagai biaya operasional mulai dari keamanan, steward, sewa stadion, hingga kebutuhan teknis penyelenggaraan pertandingan.
Selain itu, laga berisiko tinggi seperti Persib kontra Persija juga memerlukan pengamanan ekstra. Biaya koordinasi dengan aparat keamanan dan pengelolaan massa suporter menjadi pos pengeluaran yang tidak kecil.
Meski begitu, pertandingan besar semacam ini tetap dinilai sangat menguntungkan secara bisnis. Selain pemasukan tiket, klub juga mendapat eksposur besar yang berdampak pada nilai sponsor, hak siar, hingga penjualan merchandise.
Dengan penghasilan sebanyak itu, bukan tidak mungkin di bursa transfer pertengahan nanti Persib akan mendatangkan pemain-pemain baru. Termasuk Maarten Paes hingga Joey Pelupessy.
Terlebih lagi, Persib masih akan bermain di babak 16 besar AFC Champions League Two (ACL 2) 2025-2026 dan mengejar gelar juara ketiga Liga Indonesia. (fan)
:strip_icc()/kly-media-production/medias/5062831/original/075262000_1734941211-IMG_7190.jpg)


