BREAKING NEWS! Air Terus Naik, Banjir Kepung Desa Sambiroto Tayu Pati Malam Ini

tvonenews.com
17 jam lalu
Cover Berita

Pati, tvOnenews.com - Banjir menerjang Desa Sambiroto, Kecamatan Tayu, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, Jumat (9/1/2026) malam. Air bah meluap setelah Sungai Tayu tak mampu menampung debit air akibat hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut selama berjam-jam.

Pantauan di lokasi menunjukkan ketinggian air terus meningkat dan melampaui tanggul sungai. Luapan air dengan cepat menggenangi permukiman warga yang mayoritas berprofesi sebagai nelayan.

Sejumlah perahu nelayan terlihat terangkat dan terbawa naik mengikuti permukaan air yang semakin tinggi.

Ketinggian air banjir yang menerjang Pati Utara sampai saat ini masih terus naik.

Selain dipicu hujan lokal dengan intensitas tinggi, banjir juga diperparah oleh kiriman air dari kawasan Pegunungan Muria di sebelah utara.

Banjir melanda Desa Sambiroto, Pati, Jawa Tengah, akibat meluapnya Sungai Tayu, Jumat (9/1/2026).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Wilayah pegunungan tersebut dilaporkan mengalami hujan deras sejak sore hari, sehingga aliran air menuju Sungai Tayu meningkat tajam dalam waktu singkat.

Genangan air dilaporkan telah memasuki rumah-rumah warga dan merendam jalan desa, menyebabkan aktivitas warga lumpuh total. Arus air yang cukup deras membuat warga kesulitan menyelamatkan barang-barang berharga.

Sebagian warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih tinggi, sementara lainnya masih bertahan sambil menunggu kondisi membaik.

Desa Sambiroto, Tayu Pati, dilanda banjir setelah diguyur hujan berjam-jam, Jumat (9/1/2026) malam.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Hingga berita ini ditayangkan, warga Desa Sambiroto masih berhamburan menyelamatkan diri dari luapan banjir.

Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun jumlah rumah yang terdampak. Aparat desa bersama relawan setempat mulai melakukan pemantauan dan upaya evakuasi secara terbatas.

Pihak berwenang mengimbau warga tetap waspada mengingat potensi hujan susulan masih tinggi pada malam hari.

Kondisi Sungai Tayu juga terus dipantau karena dikhawatirkan debit air kembali meningkat dan memperluas area terdampak banjir. (rpi)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Pramono Tolak Usulan Subsidi Upah Rp 200.000 untuk Buruh: Kami Ikuti Dewan Pengupahan
• 23 jam lalukompas.com
thumb
Wardatina Mawa Ogah Dimadu Bersama Inara Rusli
• 16 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Pemulihan Masih Berlangsung, Gubernur Aceh Perpanjang Status Tanggap Darurat 14 Hari
• 22 jam laludisway.id
thumb
Malaysia Open 2026: Jonatan Christie Kalah dari Kunlavut Vitidsarn di Semifinal
• 8 menit lalumedcom.id
thumb
Airlangga Hartarto Nilai Klaim Donald Trump Soal Minyak Venezuela Tak Berdampak Signifikan ke Pasar Energi Global
• 21 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.