Penulis: Ridho Dwi Putranto
TVRINews, Jakarta
Kementerian Kebudayaan dukung penguatan ekosistem dan rencana Lebaran Keroncong.
Kementerian Kebudayaan menegaskan komitmennya dalam melestarikan dan memperkuat ekosistem musik keroncong sebagai bagian dari identitas budaya Indonesia. Komitmen tersebut disampaikan Menteri Kebudayaan Fadli Zon saat menerima audiensi Perkumpulan Keroncong Tugu di kantor Kementerian Kebudayaan, Jakarta.
“Kami sangat mendukung keroncong karena ini musik Indonesia. Tantangannya sekarang adalah bagaimana membangun ekosistem keroncong yang kuat dan berkelanjutan,” ujar Fadli Zon, dalam keterangan tertulis, Sabtu, 10 Januari 2026.
Dukungan untuk Lebaran Keroncong
Salah satu agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut adalah rencana penyelenggaraan acara Lebaran Keroncong di Jakarta. Kegiatan ini akan menghadirkan 10 kelompok musik keroncong dari wilayah Jabodetabek dan menampilkan Keroncong Tugu sebagai representasi sejarah awal keroncong di Indonesia.
Pimpinan Keroncong Tugu, Daud Yahya, menyebut kegiatan ini sebagai ajang silaturahmi antarkomunitas sekaligus upaya memperkuat posisi keroncong di tengah masyarakat.
Pemerintah sebagai Fasilitator
Menbud Fadli Zon menilai konsep Lebaran Keroncong sebagai langkah positif dalam memperkuat konsolidasi komunitas. Ia menekankan pentingnya perencanaan matang, termasuk pemilihan lokasi dan efisiensi anggaran, dengan orientasi pada kualitas penyelenggaraan.
Menurutnya, Kementerian Kebudayaan akan berperan sebagai fasilitator, sementara komunitas menjadi motor penggerak utama pelestarian keroncong.
Program dan Pendanaan Pendukung
Fadli juga menyampaikan bahwa pemerintah telah menyiapkan sejumlah skema pendukung, seperti program Belajar Bersama Maestro yang melibatkan tokoh-tokoh keroncong, serta pemberian penghargaan kepada maestro seperti Waldjinah. Selain itu, para pelaku seni juga dapat memanfaatkan Dana Indonesiana dan skema kerja sama publik-swasta.
Menuju Pengakuan UNESCO
Dalam kesempatan itu, turut dibahas rencana pencatatan musik keroncong sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO melalui mekanisme extension list bersama negara lain. Menbud menilai langkah ini penting untuk memperluas pengakuan internasional sekaligus memperkuat jejaring global.
Forum Diskusi Lanjutan
Ke depan, Kementerian Kebudayaan akan mendorong digelarnya forum diskusi terfokus untuk merumuskan arah kebijakan dan langkah konkret pelestarian keroncong.
“Narasinya sudah kuat. Tinggal komunitas yang menggerakkan, dan pemerintah memfasilitasi,” pungkas Fadli Zon.
Editor: Redaktur TVRINews



