Cerita Maulina Novryliani Pindah Cabor dari Sepak Bola ke Futsal

kumparan.com
15 jam lalu
Cover Berita

Perjalanan karier Maulina Novryliani di dunia olahraga tak selalu berjalan di satu jalur. Perempuan yang akrab disapa Cici itu sempat mengambil keputusan besar dengan berpindah dari cabang olahraga sepak bola ke futsal, sebelum akhirnya kembali lagi ke sepak bola di fase berikutnya.

Keputusan tersebut diambil Cici pada awal 2010-an, saat ia sudah lebih dulu mencicipi atmosfer Timnas Wanita Indonesia di sepak bola. Menurutnya, kondisi dan situasi kompetisi saat itu membuat futsal terasa sebagai pilihan yang lebih realistis untuk melanjutkan karier.

“Kalau mau jujur sih karena di sepak bola kan panas tuh waktu itu kan. Aduh kayaknya lebih enak di futsal nih. Terus juga di futsal pertandingannya lebih banyak,” ujar Cici kepada kumparanBOLANITA di Community Center Pamulang, Tangerang, Rabu (7/1).

Meski dikenal sebagai pesepak bola, futsal sejatinya bukan hal baru bagi Cici. Ia mengaku sudah mengenal dan menekuni futsal sejak masih duduk di bangku SMA, bahkan sebelum karier sepak bolanya benar-benar berkembang.

“Sebenarnya sih di futsal itu dari 2004 juga. Dulu pertama ikut Biangbola. Jadi dari SMA udah ikut futsal terus udah banyak pertandingannya,” kata Cici.

Selain faktor kenyamanan, jumlah tim dan peta persaingan juga menjadi pertimbangan. Saat itu, kompetisi sepak bola wanita di Indonesia sudah memiliki banyak klub dari berbagai daerah, sementara futsal justru masih relatif baru dan belum terlalu padat.

“Jadi ya sudahlah di futsal dulu saja karena sepak bola sekarang mikirnya udah banyak juga klubnya waktu itu dari banyak daerah gitu kan model-model kayak (Piala) Pertiwi lah dulu regional gitu udah banyak. Nah di futsal ini baru sedikit,” ucap wanita kelahiran Samarinda itu.

Di sisi lain, Cici juga melihat peluang untuk berprestasi di level nasional lewat futsal. Pengalamannya membela timnas sepak bola membuatnya yakin bisa memberi kontribusi serupa di cabang olahraga yang berbeda.

“Jadi pengen nyobalah di futsallah sebelumnya kan di sepak bola udah ada Timnasnya nih udah ikut. Masa iya di futsal nggak bisa juga sih gitu sih mikirnya. Makanya ya sudah futsal dulu kalau emang rezekinya nanti di bola setelah futsal ya sudah balik lagi ke bola gitu sih,” lanjut Cici.

Selama berkarier di futsal, Cici sempat membela sejumlah tim. wanita berusia 38 tahun itu menghabiskan periode terpanjang bersama Jaya Kencana, sebelum melanjutkan perjalanan ke klub lain.

“Pernah di Jaya Kencana, di Kebumen, di Persiba. Itu sih lebih lamanya di Jaya Kencana,” kata Cici.

“Kalau di Jaya Kencana itu dari 2013-an lah. 2013 terus 2017 pindah ke Kebumen, habis dari Kebumen 2018-2019 pindah ke Persiba,” imbuhnya.

Prestasi pun berhasil ia raih selama menekuni futsal. Tak hanya di level klub, Cici juga mencatatkan pencapaian bersama tim nasional futsal.

“Prestasi tertinggi pernah juara di liga, terus juga di nasionalnya itu pernah dapat perunggu di SEA Games. Gitu,” ujar Cici.

Pengalaman bermain di dua cabang olahraga membuat Cici merasakan perbedaan yang cukup signifikan, terutama dari sisi dukungan penonton dan tingkat persaingan internasional.

“Yang berasa banget ya... sebenarnya sih pertama dari kayak dukungan ya karena rata-rata itu kan cewek-cewek itu lebih suka futsal. Jadi mereka lebih tahu pemain-pemain futsal daripada pemain-pemain sepak bola sebelum sekarang-sekarang ini ya,” tutur Cici.

Ia menambahkan, futsal kala itu juga memberi peluang bersaing yang lebih terbuka di level internasional. Namun, seiring perkembangan sepak bola wanita Indonesia dalam beberapa tahun terakhir, Cici menilai jarak tersebut mulai menipis.

“Jadi kalau menurut saya berkesan ya memang berkesan di futsal. Tapi kalau untuk sekarang karena sepak bolanya udah naik, apalagi ada pemain naturalisasi juga, jadi ya nggak kalah saing juga sih sebenarnya kalau untuk fans-nya ya gitu. Tapi kalau untuk mungkin pertandingannya ya kita harus perlu belajar lagi gitu," pungkas Cici.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
OTT Pegawai Pajak, KPK Sita Uang dan Logam Mulia Senilai Rp6 Miliar
• 8 jam lalukompas.tv
thumb
Mensos Sebut Rp600 Miliar Bansos Pascabencana Sumatera Siap Disalurkan
• 16 jam lalurctiplus.com
thumb
Strategi AI in Action LG, Pakai Robot CLOiD dan Visi Zero Labor Home
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Musim Hujan Datang, Begini Cara Menjaga Tubuh Tetap Sehat dan Tidak Mudah Sakit-Tips Kesehatan
• 21 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ini Profil Andi Subhan Mustari, Kandidat Kuat Ketua IKA Teknik Sipil Unhas
• 11 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.