JAKARTA, KOMPAS.com – Dua pelaku penusukan terhadap pengendara mobil RHM (29) di Jalan Raya Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, selalu berpindah-pindah lokasi selama diburu polisi.
Kedua pelaku berinisial HW dan TM diringkus di Surabaya saat hendak kabur ke wilayah Indonesia timur.
"Para pelaku menghindari kejaran Polisi dengan berpindah pindah kota dari Depok, Tangerang, Jakarta, sampai Surabaya bahkan ingin kabur ke wilayah Indonesia timur melalui kapal laut," kata Kapolsek Mampang Prapatan Kompol S. Aba Wahid Key saat dikonfirmasi, Sabtu (10/1/2026).
Baca juga: Dua Penusuk Pengemudi Mobil di Mampang Ditangkap di Surabaya
Wahid mengatakan, keduanya berpindah-pindah kota untuk menghindari kejaran usai mengetahui rekaman video kejadian penusukan viral di media sosial.
Selama masa pelarian, para pelaku tercatat sempat berada di Depok, Tangerang, Jakarta, hingga Surabaya.
var endpoint = 'https://api-x.kompas.id/article/v1/kompas.com/recommender-inbody?position=rekomendasi_inbody&post-tags=pelaku ditangkap, Penusukan Kemang, Pelarian Berakhir, Cekcok Kendaraan&post-url=aHR0cHM6Ly9tZWdhcG9saXRhbi5rb21wYXMuY29tL3JlYWQvMjAyNi8wMS8xMC8xODA4MDY0MS8yLXBlbnVzdWstcGVuZ2VtdWRpLW1vYmlsLWRpLW1hbXBhbmctc2VsYWx1LWJlcnBpbmRhaC1sb2thc2ktc2VsYW1h&q=2 Penusuk Pengemudi Mobil di Mampang Selalu Berpindah Lokasi Selama Diburu Polisi§ion=Megapolitan' var xhr = new XMLHttpRequest(); xhr.addEventListener("readystatechange", function() { if (this.readyState == 4 && this.status == 200) { if (this.responseText != '') { const response = JSON.parse(this.responseText); if (response.url && response.judul && response.thumbnail) { const htmlString = `Menurut Wahid, penyidik juga mendapati adanya rencana dari kedua pelaku untuk melarikan diri ke wilayah Indonesia timur dengan memanfaatkan jalur transportasi laut.
Hingga akhirnya, dua pelaku berinisial HW dan TM berhasil dilacak keberadaannya di Surabaya.
KronologiSebelumnya diberitakan, pengemudi mobil berinisial RHM (29) menjadi korban penusukan oleh orang tak dikenal di Jalan Raya Kemang, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, pada Kamis (1/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut dipicu senggolan kendaraan di jalan yang berujung cekcok.
"Ya dugaan sementara seperti itu, senggolan di jalan. Dari pihak pengemudi roda empat ini tidak terima," ujar Kompol S. Aba Wahid Key, kepada wartawan, Minggu (4/1/2026).
Baca juga: Pria Ditusuk OTK di Mampang Jaksel Diduga Gara-gara Senggolan di Jalan
Setelah kedua kendaraan berhenti, korban bersama rekannya sempat terlibat adu mulut dengan pelaku yang berboncengan tiga orang dan diduga berada di bawah pengaruh minuman beralkohol.
Korban sempat berupaya menyelesaikan masalah secara damai, namun pelaku justru mengeluarkan pisau dan menusuk korban di bagian perut.
Korban sempat mendapatkan perawatan di RSUD Mampang sebelum akhirnya dirujuk ke RS Polri Kramat Jati karena luka yang dialami cukup parah.
Baca juga: Tangki Pengendara Tetap Kosong Usai Isi Bensin, SPBU di Senayan Langgar SOP
Namun setelah lima hari dirawat, RHM dinyatakan meninggal dunia pada Senin (5/1/2026) malam.
Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


