Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir optimistis Kontingen Indonesia mampu memenuhi target ambisius pada ajang ASEAN Para Games 2025 yang akan digelar di Thailand pada 20–26 Januari 2025.
Erick menargetkan 82 medali emas bisa diraih Kontingen Merah Putih, yang diyakininya cukup untuk membawa Indonesia finis minimal di posisi dua besar klasemen akhir.
“Kalau saya lihat, atlet-atlet akan memberikan yang maksimal. Insyaallah, mudah-mudahan target 82 medali emas di ASEAN Para Games 2025 ini bisa tercapai. Kalau tercapai, kita bisa menempati posisi dua teratas,” ujar Erick Thohir dilansir Minggu (11/1/2026).
Selain membidik 82 emas, Indonesia juga menargetkan 77 medali perak dan 77 perunggu. Untuk mewujudkan target tersebut, Indonesia menurunkan 290 atlet, yang didukung 106 pelatih, 55 ofisial, serta 16 manajer, dan akan berlaga di 18 cabang olahraga yang dipertandingkan.
Menpora menegaskan, optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Dalam tiga edisi terakhir ASEAN Para Games, Indonesia selalu tampil dominan dan berhasil keluar sebagai juara umum.
“Kalau kita lihat, rata-rata prestasinya selalu di peringkat satu dan dua. Ini luar biasa,” kata Erick.
Meski demikian, Erick tetap mengingatkan para atlet untuk mewaspadai persaingan ketat dari negara lain. Thailand sebagai tuan rumah disebut berpotensi menjadi lawan terberat, disusul Vietnam dan Malaysia yang dinilai memiliki persiapan matang.
“Kita juga harus mengantisipasi negara-negara lain seperti Vietnam atau Malaysia, beberapa negara tetangga yang persiapannya cukup baik,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum National Paralympic Committee Indonesia (NPC Indonesia), Senny Marbun, turut menyampaikan keyakinan besar terhadap perjuangan para atlet Indonesia di Thailand.
Ia menegaskan seluruh atlet akan berjuang sekuat tenaga demi mengharumkan nama bangsa dan negara.
“Kita akan berjuang secara maksimal. Yang terpenting, kami akan bertanding untuk bangsa dan negara,” kata Senny.
Senny juga berharap dukungan penuh dari seluruh masyarakat Indonesia agar para atlet bisa tampil percaya diri dan memberikan hasil terbaik pada ajang olahraga disabilitas terbesar di Asia Tenggara tersebut.(ant/lgn)

