FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus Partai Solidaritas Indonesia (PSI), Ade Armando, semakin yakin bahwa Partai Demokrat berada di balik langkah-langkah yang ditempuh Roy Suryo Cs dalam polemik dugaan ijazah palsu Presiden ke-7 RI, Jokowi.
Dikatakan Ade, rangkaian manuver yang dilakukan Partai Demokrat belakangan ini justru memperkuat dugaan.
Dugaan yang dimaksud, adanya keterlibatan langsung partai tersebut dalam upaya menjatuhkan integritas dan popularitas Jokowi.
“Apa yang dilakukan ini oleh Demokrat sekarang menunjukkan bahwa Partai Demokrat kelihatannya memang berjalan bersama Roy Suryo dalam rangka menjatuhkan integritas, popularitas Pak Jokowi,” kata Ade dikutip pada Minggu (11/1/2026).
Ia menuturkan bahwa sikap Partai Demokrat dalam sejumlah kasus yang menyeret nama pihak lain sebagai sesuatu yang tidak pantas dan mencoreng etika politik.
Ade bahkan menyebut partai berlambang bintang mercy itu seharusnya merasa malu atas langkah-langkah yang ditempuh.
“Sebagaimana dikatakan Partai Demokrat layak malu ya melakukan apa yang mereka lakukan,” sebutnya.
Ade juga menyinggung istri Sudirowi Budius, yang menurutnya menjadi sasaran tuduhan tanpa dasar yang jelas.
Ia menegaskan, perlakuan Partai Demokrat terhadap sosok tersebut sangat tidak adil.
“Ya, terutama mendengar cerita dari istrinya Sudirowi Budius, siapa namanya tadi? Itu apa yang dilakukan oleh Partai Demokrat terhadap seorang, biar bagaimanapun harus disebut, gendernya perempuan,” ucapnya.
Ia menegaskan, perempuan tersebut sejatinya tidak melakukan kesalahan apa pun, namun justru dituding dengan berbagai tuduhan.
Padahal, lanjut Ade, pihak yang bersangkutan sudah berupaya memenuhi permintaan Partai Demokrat dan memberikan klarifikasi.
“Seorang yang sebetulnya tidak melakukan kesalahan apapun, tapi dituduh macam-macam, Budius sendiri sudah berusaha mengklarifikasinya,” Ade menuturkan.
“Berusaha memenuhi permintaan dari Partai Demokrat, tapi kemudian masih terkena somasi berulang kali,” tambahnya.
Ade bilang, tindakan tersebut semakin memperkuat dugaan bahwa Partai Demokrat memang berada di belakang Roy Suryo Cs.
Ia mengingatkan bahwa Roy Suryo merupakan mantan Wakil Ketua Umum Partai Demokrat.
“Partai Demokrat pantas malu, dan apa yang dilakukan Partai Demokrat ini justru memperkuat dugaan bahwa sebenarnya di belakang atau bersama-sama dengan Roy Suryo,” terangnya.
Lebih lanjut, Ade menekankan bahwa langkah politik tersebut berpotensi merugikan Demokrat sendiri, termasuk berdampak pada soliditas Koalisi Indonesia Maju.
“Jadi saya menyarankan memang dengan segera, Pak, teman-teman Demokrat itu menghentikan langkah-langkahnya yang justru akan memperburuk reputasi mereka. Dan juga memperburuk keutuhan Koalisi Indonesia Maju,” kuncinya.
(Muhsin/fajar)




