Penulis: Fityan
TVRINews – News York, Amerika Serikat
Petinju Inggris Dalton Smith menang KO atas Subriel Matias dalam perebutan gelar kelas ringan super di New York.
Dalton Smith mencatatkan namanya dalam jajaran elite tinju dunia setelah berhasil menumbangkan juara bertahan Subriel Matias lewat kemenangan stoppage yang dramatis di Barclays Center, Brooklyn, Minggu 11 Januari 2026 waktu setempat.
Kemenangan ini sekaligus memastikan Smith membawa pulang sabuk juara dunia kelas ringan super WBC ke Inggris.
Pertarungan mencapai puncaknya pada ronde kelima yang penuh determinasi. Smith, yang tampil sebagai kuda hitam, secara mengejutkan meladeni gaya bertarung jarak dekat Matias.
Sebuah pukulan overhand kanan yang presisi mendarat telak di rahang Matias, membuat petinju asal Puerto Rico tersebut tersungkur di atas kanvas.
Meski sempat bangkit sebelum hitungan usai, wasit menilai Matias tidak dalam kondisi stabil dan segera menghentikan pertandingan.
"Ini adalah pertama kalinya dalam karier saya menjadi pihak yang tidak diunggulkan dan menghadapi lawan yang dianggap 'monster'," ujar Smith (28) dalam wawancara pasca-pertarungan kepada BBC News.
"Saya tidak sepenuhnya mengikuti taktik malam ini. Saya meladeni permainannya sendiri. Saya sempat membuat ayah saya terkejut karena itu bukan rencana awal, tapi saya menerima pukulan terbaiknya dan merasa dia tidak bisa menyakiti saya."
Dominasi di Kandang Lawan
Matias sebenarnya tampil dengan dukungan penuh dari komunitas Puerto Rico di New York. Sebagai juara yang mempertahankan gelar pertama kalinya sejak menang atas Alberto Puello, ia dikenal memiliki daya pukul yang mematikan dengan rekor 22 kemenangan KO.
Namun, Smith menunjukkan kematangan teknik sejak ronde pertama melalui pukulan kombinasi yang tajam ke arah kepala dan tubuh.
Meski hidung Smith sempat berdarah di ronde kedua akibat tekanan Matias, petinju asal Sheffield ini menolak untuk mundur. Pada ronde keempat, Smith mulai mendaratkan hook kiri yang berat sebelum akhirnya melepaskan serangan penentu di ronde kelima.
Pencapaian Bersejarah
Kemenangan ini menempatkan Dalton Smith dalam daftar eksklusif petinju Inggris yang berhasil meraih gelar juara dunia di Amerika Serikat, menyusul nama-nama besar seperti Lloyd Honeyghan, Nigel Benn, dan Kell Brook.
Promotor Matchroom, Eddie Hearn, menyatakan bahwa masa depan Smith kini terbuka lebar, termasuk kemungkinan pertarungan besar di stadion sepak bola Hillsborough, Sheffield. "Smith telah mengukuhkan dirinya sebagai superstar kelas ringan super," ujar Hearn.
Menanggapi masa depannya, Smith yang kini membidik penyatuan gelar melawan nama-nama besar seperti Teofimo Lopez atau Gary Russell, tampak sangat optimis. "Biarkan saya menikmati momen ini. Masa depan sangat cerah," pungkasnya.
Editor: Redaktur TVRINews




