Trump Ancam Kuba Buat Kesepakatan dengan AS Sebelum Terlambat

idntimes.com
4 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, IDN Times - Amerika Serikat (AS) kembali meningkatkan tekanan terhadap Kuba. Presiden AS Donald Trump pada Minggu (11/1/2026) secara terbuka mengultimatum Havana agar membuat kesepakatan, seraya memperingatkan aliran minyak dan dana dari Venezuela ke Kuba akan dihentikan sepenuhnya.

Pernyataan Trump muncul di tengah ketegangan kawasan pasca-operasi militer AS di Caracas pekan lalu yang berujung pada penangkapan Presiden Venezuela Nicolas Maduro. Operasi tersebut dilaporkan menewaskan puluhan personel keamanan Venezuela dan Kuba.

Di sisi lain, pemerintah Kuba menegaskan tidak akan tunduk pada tekanan Washington. Havana menilai ancaman AS sebagai bentuk pemerasan politik yang melanggar kedaulatan negara.

Ketegangan ini memicu spekulasi luas mengenai stabilitas pemerintahan komunis Kuba, terutama setelah AS memperketat blokade minyak Venezuela yang selama ini menjadi penopang utama ekonomi Havana.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Gotong Royong Warga dan TNI, Jembatan Bailey-Armco Dikebut di Sumut dan Sumbar
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Pembongkaran tiang monorel bisa urai kemacetan di Jalan Rasuna Said
• 14 jam laluantaranews.com
thumb
KPK Komunikasi dengan Dirjen Pajak Usai OTT Pegawai KPP Madya Jakut
• 18 jam lalukompas.com
thumb
Ada Kecelakaan di Km 2 Tol Jagorawi arah Cibubur, Lalin Macet
• 4 jam laludetik.com
thumb
Polda Metro Jaya dalami kasus dugaan penipuan investasi kripto
• 2 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.