Prabowo Tak Kuasa Tahan Air Mata saat Resmikan 166 Sekolah Rakyat di 34 Provinsi

tvonenews.com
10 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, tvOnenews.com — Presiden RI Prabowo Subianto memperlihatkan sisi emosionalnya saat meresmikan 166 Sekolah Rakyat yang tersebar di 34 provinsi.

Dalam acara yang digelar di lingkungan Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Prabowo mengaku terharu hingga sulit menahan air mata.

“Saya sangat terkesima, saya sangat terharu. Mudah-mudahan kamera enggak menuju ke saya tadi. Sulit saya tahan air mata juga. Sama dengan Mensos,” ujar Prabowo di hadapan ribuan peserta, Senin (12/1/2026). 

Prabowo menjelaskan rasa bangga sekaligus bahagianya menyaksikan perkembangan Sekolah Rakyat yang ditujukan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Sekolah Rakyat hadir dengan konsep berasrama dan fasilitas yang diklaim setara sekolah unggulan.

“Kita terharu. Kita keluar air mata karena apa? Karena bangga, karena bahagia melihat anak-anak kita. Dan kita tergerak, teringat, kenapa kita teringat? Bayangkan, bayangkan kalau waktu itu, kita, saya, dan menteri-menteri, tidak ambil sikap yang berani,” tuturnya.

“Mari kita berbuat yang mungkin tidak lazim kita bikin sekolah yang terbaik, sekolah berasrama untuk mereka-mereka yang mungkin tidak punya harapan. Mereka yang dari keluarga yang kondisinya tertinggal,” imbuh Prabowo.

Acara peresmian turut dihadiri sekitar 2.000 peserta, termasuk 800 siswa dari berbagai daerah, orang tua, serta unsur pengajar.

Program Sekolah Rakyat rintisan mulai berjalan sejak Juli hingga September 2025 di 166 titik yang mencakup Sumatera (35 lokasi), Jawa (70 lokasi), Bali dan Nusa Tenggara (7 lokasi), Kalimantan (13 lokasi), Sulawesi (28 lokasi), Maluku (7 lokasi), dan Papua (6 lokasi).

Selama Semester Gasal Tahun Ajaran 2025/2026, sebanyak 15.945 siswa telah menjalani kegiatan belajar di Sekolah Rakyat.

Pemerintah menargetkan jumlah sekolah serupa meningkat hingga 500 unit dengan kapasitas masing-masing mencapai 1.000 siswa.

Di tahap awal, program ini juga membuka lapangan kerja bagi 7.107 tenaga pendidik dan kependidikan yang terdiri atas 2.218 guru serta 4.889 tenaga pendukung.

Sementara pembangunan sekolah permanen sudah dimulai sejak 2025 di 104 titik di seluruh Indonesia.

Lokasi pembangunan permanen tersebut terbagi di Sumatera (26 titik), Jawa (40 titik), Bali dan Nusa Tenggara (3 titik), Kalimantan (12 titik), Sulawesi (16 titik), Maluku (4 titik), dan Papua (3 titik).


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Momen Langka Prabowo Rapikan Baret dan Dasi Murid Sekolah Rakyat
• 11 jam laluokezone.com
thumb
Tim SMA British School Jakarta Raih Emas di Bangkok International IPITEx 2026 lewat Inovasi AI untuk Atlet Taekwondo
• 12 jam laluantaranews.com
thumb
Waspada Hujan Petir! BMKG Prediksi Cuaca Jakarta Hujan Deras Senin, 12 Januari 2026
• 18 jam laludisway.id
thumb
Kritik Politik Bukan Pidana: Ulasan Mendalam Kasus Komika Dipidanakan
• 7 jam laluharianfajar
thumb
Cara Mengolah Kentang Tanpa Mengurangi Nutrisi, Nikmati dengan Kulitnya
• 52 menit lalugenpi.co
Berhasil disimpan.