KPK Sita CCTV hingga Valas usai Geledah KPP Madya Jakarta Utara

merahputih.com
2 jam lalu
Cover Berita

MerahPutih.com - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita sejumlah barang bukti berupa rekaman CCTV hingga uang tunai dalam bentuk valuta asing (valas) usai menggeledah Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara, Senin (12/1).

Penggeledahan tersebut dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan suap penurunan nilai pajak PT Wanatiara Persada yang menjerat Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi, sebagai tersangka.

“Pada hari Senin (12/1), tim melakukan penggeledahan di KPP Madya Jakarta Utara,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, kepada wartawan, Selasa (13/1).

Dalam penggeledahan tersebut, penyidik KPK mengamankan dan menyita sejumlah dokumen yang berkaitan dengan pelaksanaan penilaian serta pemeriksaan pajak oleh KPP Madya Jakarta Utara terhadap Wajib Pajak PT Wanatiara Persada.

Baca juga:

Kasus Suap Pajak Terbongkar, KPK Tahan Kepala KPP dan Konsultan Pajak

Pegawai Pajak Terjaring OTT KPK Potong Pembayaran Pajak Sampai 80 Persen

KPK Sita Logam Mulia dan Valas di OTT Pegawai Pajak Jakut, Totalnya Rp 6 Miliar

Selain dokumen, KPK juga menyita barang bukti elektronik berupa alat komunikasi, rekaman CCTV, laptop, serta media penyimpanan data lain yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.

“Selain itu, barang bukti berupa uang tunai dengan mata uang asing juga diamankan dan disita oleh penyidik dalam penggeledahan kali ini,” jelas Budi.

Diketahui, KPK telah menetapkan Kepala KPP Madya Jakarta Utara, Dwi Budi, sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait penurunan nilai pajak PT Wanatiara Persada.

Selain Dwi Budi, KPK juga menjerat empat orang lainnya sebagai tersangka. Mereka adalah Askob Bahtiar selaku tim penilai KPP Madya Jakarta Utara, Agus Syaifudin selaku Kepala Seksi Pengawas dan Konsultasi KPP Madya Jakarta Utara, konsultan pajak Abdul Kadim Sahbudin, serta staf PT Wanatiara Persada, Edy Yulianto. (Pon)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
24 Warga Terdampak Banjir Kudus Dievakuasi ke Pengungsian
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Megawati Soekarnoputri Tegas Menolak Pilkada melalui DPRD, Ingatkan Perjuangan Panjang Rakyat setelah Puluhan Tahun Dikekang
• 15 jam lalufajar.co.id
thumb
Puan soal Pembahasan RUU Pemilu: Kita Lihat Situasi Dulu
• 5 menit lalukompas.com
thumb
Aulia Sarah Ungkap Teror Psikologis di Balik Film Sengkolo: Petaka Satu Suro
• 22 jam laluinsertlive.com
thumb
Harga Emas Tembus USD4.600, Ketidakpastian The Fed Picu Aksi Buru Safe Haven
• 6 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.