GenPI.co - Jalur pendakian ke Gunung Rinjani di Nusa Tenggara Barat (NTB) ditutup sementara selama Januari 2026.
Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) NTB Budhy Kurniawan mengatakan penutupan pendakian ini bentuk perlindungan keselamatan pendaki dan kelestarian kawasan.
"Penutupan sementara ini untuk keselamatan dan untuk masa depan Rinjani itu sendiri," kata dia, Selasa (13/1).
Budhy menjelaskan curah hujan tinggi berisiko membuat jalur licin, kabut tebal, hingga aliran air yang menutup lintasan.
"Risiko hipotermia dan kecelakaan meningkat signifikan, keselamatan adalah prioritas utama," beber dia.
Selain itu, Budhy menyebut kawasan Gunung Rinjani dan alam juga butuh waktu beristirahat.
Sehingga masa penutupan memberi ruang bagi tanah dan vegetasi untuk pulih serta supaya satwa kembali tenang.
"Selain itu, tekanan aktivitas manusia juga berkurang," imbuh dia.
Di sisi lain, dia mengungkapkan penutupan ini dimanfaatkan untuk perbaikan jalur, pemeliharaan fasilitas, dan evaluasi pengelolaan pendakian.
Dengan demikian, Rinjani lebih aman dan lebih siap menyambut musim pendakian di buka kembali.
"Perbaikan jalur dilakukan untuk meningkatkan keselamatan," terang dia.
Dia meminta semua pihak menaati standar operasional prosedur (SOP).
Jalur pendakian yang ditutup menuju Gunung Rinjani, di antaranya jalur pendakian Senaru, jalur Torean, jalur Sembalun, jalur Timbanuh, jalur Tetebatu, dan jalur pendidikan Aik Berik.(ant)
Heboh..! Coba simak video ini:




