PADI Bakal Minta Persetujuan OJK Soal Rights Issue pada Maret 2026

idxchannel.com
5 jam lalu
Cover Berita

PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) menargetkan pengajuan rencana rights issue pada Maret 2026.

PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) menargetkan pengajuan rencana rights issue pada Maret 2026. (Foto: iNews Media Group)

IDXChannel - PT Minna Padi Investama Tbk (PADI) menargetkan pengajuan rencana Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) alias rights issue kepada Otoritas Jasa Keuangan (OJK) pada Maret atau April 2026.

Sebelumnya, PADI telah meraih restu dari pemegang saham untuk menggelar rights issue dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) Oktober 2025. PADI berencana menerbitkan sebanyak-banyaknya 2,26 miliar saham baru.

Baca Juga:
Butuh Modal, Minna Padi (PADI) Tawarkan Rights Issue 2,2 Miliar Saham

Direktur Utama PADI, Djoko Joelijanto mengatakan, perseroan belum bisa menindaklanjuti rencana tersebut karena RUPS untuk mengubah KBLI belum mencapai kuorum. Dengan kata lain, nasib rights issue tergantung dari isu tersebut.

"Rights issue kemungkinan submit (mengajukan) dokumen pada bulan Maret, setelah perseroan mendapatkan persetujuan perubahan KBLI," katanya dalam Risalah Paparan Publik Insidentil, Selasa (13/1/2026).

Baca Juga:
Siapa Pemilik Saham PADI? Emiten Perusahaan Efek, Inilah Pemegang Mayoritas Sahamnya

Djoko mengungkapkan, PADI bakal menggunakan Laporan Keuangan Desember 2025 sebagai acuan rights issue. Pada tahun lalu, PADI mencatat kinerja positif di mana hingga September 2025 meraih laba bersih Rp24,74 miliar.

Saat ini, PADI tidak memiliki pengendali, kecuali PT Sentosa Bersama Mitra (SBM) yang memiliki lebih dari 5 persen saham PADI. 

Djoko mengatakan, perseroan tidak mengetahui apakah SBM yang terafiliasi dengan pengusaha Happy Hapsoro itu tertarik menjadi pengendali, investor strategis dalam rights issue, atau menambah kepemilikan sahamnya di PADI lewat rights issue. Namun, dia memastikan bakal ada perubahan pengendali di PADI.

"Tentunya ke depan akan ada perubahan pengendali. Perseroan tidak mengetahui PT SBM menjadi pengendali atau tidak," katanya.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kualitas Udara Palangkaraya, Bogor, dan Bekasi Terbaik di Indonesia Pagi Ini
• 3 jam lalukatadata.co.id
thumb
Himawan Sutanto Resmi Jabat Komisaris Utama, SoftBank Ventura Indonesia Dukung Pertumbuhan Teknologi Nasional
• 19 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
PADI Bakal Minta Persetujuan OJK Soal Rights Issue pada Maret 2026
• 5 jam laluidxchannel.com
thumb
Asosiasi Berbicara Proyeksi Penjualan Motor 2026, Opsen Pajak Jadi Tantangan
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Enggak Cuma Susu Sapi, Ini Deretan Pangan Lokal Kaya Kalsium untuk Anak
• 22 jam lalurepublika.co.id
Berhasil disimpan.