Astra Dukung Pengembangan Batik Lokal di Desa Sejahtera Singkawang

republika.co.id
10 jam lalu
Cover Berita
REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA, – Astra melalui program Desa Sejahtera Astra memberikan pendampingan untuk memperkuat aktivitas membatik sebagai sumber penghidupan masyarakat di Desa Sejahtera Astra Singkawang, Kalimantan Barat. Program ini berfokus pada pendekatan berbasis komunitas dan sistem produksi yang berkelanjutan.

Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro dalam keterangan resminya di Jakarta menyatakan bahwa pendampingan ini bertujuan untuk membangun kapasitas masyarakat serta sistem kerja yang dikelola bersama. Sejak 2021, Astra telah mendampingi masyarakat Singkawang untuk memperkuat sumber daya manusia dan membangun fondasi produksi mandiri berbasis potensi lokal.

Untuk mencapai manfaat ekonomi yang lebih luas dan berkelanjutan, diperlukan penguatan pengelolaan serta peningkatan kapasitas sumber daya manusia. Hingga kini, lebih dari 240 pelaku batik terlibat dalam 18 kelompok produksi aktif, serta kegiatan workshop mandiri dan edukasi membatik juga semakin tumbuh.

Kegiatan membatik di desa ini berkontribusi pada peningkatan aktivitas produksi masyarakat dan membuka peluang penghidupan yang berkelanjutan bagi warga. Djony menegaskan, semangat Astra untuk mendukung penguatan masyarakat berbasis potensi lokal sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa dan mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) di Indonesia.

Konten ini diolah dengan bantuan AI.

.img-follow{width: 22px !important;margin-right: 5px;margin-top: 1px;margin-left: 7px;margin-bottom:4px}
Ikuti Whatsapp Channel Republika
.img-follow {width: 36px !important;margin-right: 5px;margin-top: -10px;margin-left: -18px;margin-bottom: 4px;float: left;} .wa-channel{background: #03e677;color: #FFF !important;height: 35px;display: block;width: 59%;padding-left: 5px;border-radius: 3px;margin: 0 auto;padding-top: 9px;font-weight: bold;font-size: 1.2em;}
sumber : antara
Advertisement

Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Alasan KPK Geledah Kantor Pusat Ditjen Pajak Kemenkeu
• 13 jam laluliputan6.com
thumb
Indonesia Masuk 10 Negara dengan Pengunjung Terbanyak ke Jepang
• 21 jam lalukompas.id
thumb
Siapakah Jurist Tan, Stafsus Nadiem Makarim yang Dijuluki “Bu Menteri”?
• 6 jam lalukompas.com
thumb
Pemkot Tangsel Stop Kirim Sampah ke Cileungsi, Menunggu Kepastian Izin Aspex Kumbong
• 15 jam lalukompas.com
thumb
Nasya Marcella Sebut Pramugari Butuh Intrik agar Tidak Dilahap
• 3 jam lalugenpi.co
Berhasil disimpan.