FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Gibran Rakabuming blak-blakan terkait perannya sebagai wakil presiden alias orang nomor dua di pemerintahan Republik Indonesia. Dia mengaku tidak punya program apapun.
Itu diungkapkan saat evaluasi kinerja tahun 2025 dan menyelaraskan langkah untuk pelaksanaan program kerja di tahun 2026 yang berlangsung di lingkungan Sekretariat Wakil Presiden, Jumat (9/1/2026).
Mulanya, Gibran menegaskan krusialnya peran pegawai di lingungan Sekretariat Wakil Presiden. Salah satunya dalam membantu kepala daerah.
Pada intinya, kata dia, wapres mendukung program kerja presiden.
“Kita bantu kepala-kepala daerah, dan kita pastikan program dari bapak presiden bisa berjalan dengan baik di daerah. Kerja kita untuk mendukung Pak Presiden,” tegas Gibran.
Dia mengakui wapres memang tak punya program.
“Kan tidak ada namanya visi misi wapres, program wapres, yang ada visi misi presiden dan program presiden,” ujarnya.
Secara terbuka, Gibran menegaskan wapres berperans sebagai pembantu presiden.
“Saya melabeli diri saya sebagai pembantu presiden,” pungkasnya.
Di kesempatan itu, Gibran juga menegaskan pentingnya akuntabilitas dan kehati-hatian dalam penggunaan anggaran.
Selain itu, dia memerintahkan agar setiap rupiah yang ada di Sekretariat Wakil Presiden benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.
(Arya/Fajar)

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5473245/original/072090000_1768394417-Screenshot_2026-01-14_192817.png)



