DPRD Tak Diberi Laporan Ide Sekolah Maung Dedi Mulyadi, Baru Diketahui di Medsos

genpi.co
10 jam lalu
Cover Berita

GenPI.co - Komisi V DPRD Jawa Barat mempertanyakan rencana pembangunan Sekolah Maung atau Manusia Unggulan, yang digagas Gubernur Dedi Mulyadi.

Proyek tersebut, belum ada laporan resminya. Bahkan, belum masuk dalam skema APBD Jawa Barat Tahun 2026.

Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat Zaini Shofari mengatakan legislatif baru tahu diksi dan konsep sekolah itu, dari unggahan media sosial Dedi Mulyadi.

“Baru empat hari lalu, dari media sosial gubernur. Saya tidak tahu, itu masuk perencanaan atau ide mendadak gubernur yang sporadis,” katanya dikutip dari Antara, Kamis (15/1).

Menurut dia, butuh proses panjang dalam membangun sekolah baru. Mulai pengadaan lahan, hingga konstruksi fisik, menelan waktu tahunan.

Dia menyampaikan proyek Sekolah Maung belum dialokasikan dalam APBD 2026, sehingga Pemprov Jawa Barat disarankan lebih realistis.

Zaini menilai akan lebih efektif memperkuat infrastruktur pendidikan yang sudah ada, daripada memulai proyek dari nol.

“Sejumlah SMA, masih ada yang punya sisa lahan 1 hingga 2 hektare. Itu bisa masuk satu program studi yang gubernur inginkan,” ujarnya.

Terlepas hal itu, Zaini mengapresiasi visi besar Dedi Mulyadi, yang ingin ada sekolah unggulan. Tetapi, efisiensi anggaran harus menjadi prioritas utama.

“Mungkin jadi salah satu jalan menuju Jabar Istimewa, dengan banyaknya sekolah unggulan,” ucapnya. (ant)

Kalian wajib tonton video yang satu ini:


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Kepastian Penerbitan Keppres Pemindahan Ibu Kota Menjadi Kunci
• 23 jam lalukompas.id
thumb
Usai Rilis Inflasi AS, Emas Diprediksi Masih Menguat
• 4 jam lalumediaapakabar.com
thumb
Rupiah Melemah, Nyaris Sentuh Rp17.000 per Dolar AS
• 22 jam lalukatadata.co.id
thumb
Apakah Shalat Sudah Ada Sebelum Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad SAW?
• 14 jam lalutvonenews.com
thumb
Prabowo Gelar Pertemuan dengan 1.200 Rektor dan Guru Besar di Istana
• 10 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.