REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamendiktisaintek) Prof Stella Christie menyampaikan, di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, anggaran riset Kemendiktisaintek meningkat sebesar 218 persen. Hal itu terjadi hanya dalam kurun waktu satu tahun.
"Jadi banyak sekali peningkatannya dalam satu tahun di bawah kepemimpinan Bapak Presiden Prabowo Subianto," kata Stella di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/1/2026).
Baca Juga
Prabowo Bertemu Guru Besar, Jubir Presiden: Indonesia Kekurangan 100 Ribu Doktor
Prabowo Bertemu Ribuan Guru Besar dan Akademisi Soshum di Istana
Telusuri Pemicu Banjir, Sejumlah Kades di Tapanuli Bersurat ke Prabowo
Menurut dia, dosen peneliti yang memenangkan hibah riset dari Kemendiktisaintek bakal menerima insentif finansial secara langsung mulai 2026. "Sejak tahun ini bagi para peneliti, dosen peneliti yang memenangkan hibah riset itu akan mendapatkan insentif finansial langsung kepada penelitinya," ucap Stella.
Guru besar Universitas Tsinghua tersebut menuturkan, kebijakan menaikkan anggaran riset merupakan hasil perjuangan Kemendiktisaintek untuk mengubah ketentuan yang selama beberapa tahun terakhir tidak membolehkan penyaluran insentif finansial langsung kepada peneliti. Dia menjelaskan, komitmen pemberian insentif kepada peneliti telah dijanjikannya sejak awal dirinya bertugas sebagai wamendiktisaintek.