Honda BeAT pertama kali meluncur di Indonesia pada tahun 2008 dengan sistem pengabutan karburator untuk mengantisipasi popularitas skuter otomatis yang sedang menanjak, bersaing ketat dengan Yamaha Mio. Sejak saat itu, BeAT terus berevolusi melalui beberapa generasi:
- Generasi Pertama (2008): Hadir dengan desain ramping dan masih menggunakan karburator.
- Generasi Kedua (2012): Mendapat perubahan signifikan dengan pengenalan teknologi injeksi bahan bakar PGM-FI (Programmed Fuel Injection) yang lebih efisien.
- Generasi Ketiga (2014): AHM (Astra Honda Motor) memperkenalkan fitur eSP (Enhanced Smart Power) dan ISS (Idling Stop System), serta varian BeAT Pop eSP dengan desain lebih membulat.
- Generasi Keempat (2020): Mengadopsi rangka eSAF (enhanced Smart Architecture Frame) yang lebih ringan dan lincah.
Kendaraan Listrik 'Mengancam' Pendapatan Daerah, Kok Bisa?
- Akronim "Be Automatic": Nama "BeAT" ternyata adalah akronim dari "Be Automatic" atau "menjadi otomatis", dipilih untuk mengedukasi konsumen pemula tentang kemudahan motor matik.
- Rekor Penjualan: Pada Agustus 2016, Honda merayakan penjualan BeAT yang menembus angka 10 juta unit sejak peluncuran perdananya, sebuah pencapaian luar biasa yang menjadikannya salah satu skutik terlaris di dunia.
- Identitas Iklan: Mengingat "BeAT" juga berarti ketukan musik, iklannya di televisi sering kali identik dengan theme song yang mudah diingat dan catchy, semakin melekatkan citra muda dan dinamis pada motor ini.
- Honda BeAT CBS: Rp 18.980.000
- Honda BeAT Deluxe: Rp 19,851.000
- Honda BeAT Deluxe Smart Key: Rp 20.381.000
- Honda BeAT Street: Rp 19.851.000
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)




