Menjelang perayaan Imlek 2026, suasana khas Tahun Baru China mulai terasa di berbagai sudut kota. Mulai dari rumah yang dihias nuansa merah, pusat perbelanjaan yang semakin marak, hingga persiapan keluarga yang dilakukan jauh-jauh hari untuk dirayakan di tanggal 17 Februari 2026.
Imlek bukan hanya soal masuknya tahun baru berdasarkan penanggalan lunar. Perayaan ini juga menjadi waktu berkumpul bersama keluarga, membersihkan diri dari hal-hal lama, serta menjaga tradisi yang sudah diwariskan dari generasi ke generasi.
Berbagai kebiasaan ini dipercaya membawa harapan baik, keberuntungan, dan keseimbangan di tahun yang baru. Berikut lima tradisi jelang Imlek 2026 yang masih dijalankan hingga kini dan menarik untuk diketahui Insertizen.
1. Bersih-Bersih Rumah dan Dekorasi Serba Merah
Menjelang Imlek, rumah biasanya dibersihkan secara menyeluruh. Mulai dari mengepel lantai, merapikan perabot, hingga membersihkan sudut yang jarang tersentuh. Tradisi ini bukan sekadar soal menjaga kebersihan, melainkan dipercaya sebagai cara membuang sisa kesialan dari tahun sebelumnya agar rumah siap menyambut energi dan keberuntungan baru.
Namun, kegiatan bersih-bersih ini hanya dilakukan sebelum Imlek tiba. Saat hari pertama Imlek dimulai, menyapu dan membuang sampah justru dihindari karena dianggap bisa ikut membuang rezeki yang baru masuk.
Setelah rumah bersih, dekorasi bernuansa merah dan emas juga mulai dipasang. Warna merah dipercaya membawa keberuntungan dan kebahagiaan, sementara emas melambangkan kemakmuran. Lentera, hiasan pintu, hingga kaligrafi doa tahun baru yang memiliki dua warna ini menjadi pemandangan khas di banyak rumah dan jalanan.
2. Tradisi Berbagi Angpau
Angpau menjadi salah satu tradisi Imlek yang paling dinanti, terutama oleh anak-anak dan mereka yang belum menikah. Uang yang dibungkus dalam amplop merah ini merupakan simbol doa, keberuntungan, dan harapan baik untuk penerimanya sepanjang tahun.
Menariknya, jumlah uang dalam angpau biasanya dipilih dengan penuh pertimbangan. Angka genap lebih disukai karena dianggap membawa hoki, sementara angka ganjil cenderung dihindari karena diasosiasikan dengan kedukaan.
3. Menyalakan Petasan dan Kembang Api
Suara petasan dan kembang api menjadi penanda khas datangnya Tahun Baru Imlek. Di sejumlah negara, termasuk Tiongkok, kembang api dinyalakan tepat saat pergantian tahun sebagai simbol mengusir roh jahat dan energi negatif.
Bunyi yang keras dipercaya mampu membuka awal baru dengan semangat dan harapan yang lebih baik. Meski di beberapa daerah penggunaannya kini dibatasi demi keamanan, makna simbolis dari petasan tetap melekat sebagai bagian dari tradisi menyambut tahun baru dengan sukacita.
4. Makan Malam Keluarga di Malam Tahun Baru Imlek
Malam sebelum Imlek dikenal sebagai momen paling penting untuk berkumpul bersama keluarga. Tradisi makan malam keluarga atau "reunion dinner" menjadi simbol persatuan dan keharmonisan. Keluarga dari berbagai generasi biasanya akan duduk bersama, berbagi cerita, dan menikmati waktu kebersamaan.
Hidangan yang disajikan pun memiliki makna. Ikan melambangkan kelimpahan, pangsit berbentuk menyerupai emas batangan melambangkan rezeki, sementara kue keranjang menjadi simbol hubungan keluarga yang lengket dan kehidupan manis di tahun baru. Setelahnya, tradisi saling berkunjung atau bai nian juga dilakukan untuk mempererat silaturahmi antarkeluarga.
5. Persembahan untuk Leluhur
Menghormati leluhur tentu masih menjadi bagian penting dalam perayaan Imlek. Banyak keluarga melakukan ziarah makam sebelum hari Imlek, membersihkan area makam, dan membawa persembahan sebagai bentuk penghormatan.
Selain itu, pada malam Tahun Baru, beberapa keluarga menyiapkan tempat khusus atau menambahkan kursi dan gelas di meja makan sebagai simbol mengundang leluhur untuk ikut merayakan perayaan. Tradisi ini mencerminkan rasa hormat, ingatan, serta keterikatan antara generasi masa kini dengan para pendahulu mereka.
Itulah sejumlah tradisi jelang Imlek yang masih dijaga hingga kini. Di balik setiap ritual, tersimpan harapan akan keberuntungan, kesehatan, dan keharmonisan di tahun yang baru. Dalam rangka menyambut Imlek 2026, tradisi-tradisi ini bisa menjadi pengingat bagi Insertizen untuk memulai tahun dengan niat baik dan energi positif bersama orang-orang terdekat.

:strip_icc()/kly-media-production/medias/5383672/original/031564900_1760687624-2.jpg)
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/Gemilang-Pagessa-dan-Chaidir-Syam.jpg)


