CEO Kia Sales Indonesia, Jong Sung Park, eksistensi pabrik Hyundai di Indonesia diakuinya turun menjadi salah satu strategi bisnis jangka menengah. Selain itu, klaimnya, proses lokalisasi bisa lebih cepat dan menambah daya saing produk.
“Ya, kami akan menggunakan pabrik Hyundai. Fasilitas tersebut sangat berguna bagi kami,” ujar Park pada Rabu (14-1-2026) di Senayan Jakarta Selatan.
Pemanfaatan fasilitas Hyundai dimungkinkan karena Kia dan Hyundai berada dalam satu grup industri otomotif global, Hyundai Motor Group. Baca Juga:
Bikin Pelanggar Lalu Lintas Ketar-Ketir, Kini Kamera ETLE Pakai Drone
Dalam struktur tersebut, Kia beroperasi sebagai merek independen, namun berbagi teknologi, platform, serta infrastruktur manufaktur dengan Hyundai di sejumlah negara, termasuk Thailand dan Malaysia.
Dengan perakitan di dalam negeri, Kia berpeluang menghadirkan produk dengan harga yang lebih kompetitif, khususnya di segmen kendaraan listrik, seiring meningkatnya persaingan di pasar domestik.
“Sejauh ini, kami memiliki dua model MPV yang akan diproduksi di pabrik Hyundai. Pertama MPV EV, kemudian MPV 7-seater dengan mesin konvensional,” kata Park.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(UDA)


