17 Hari Baru Ditemukan, Anak Indigo Sebut Kendala Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet Tertutup Alam Gaib

tvonenews.com
5 jam lalu
Cover Berita

tvOnenews.com - Kasus hilangnya pendaki muda Syafiq Ridhan Ali Razan di Gunung Slamet akhirnya berakhir pilu.

Setelah dinyatakan hilang selama 17 hari, remaja asal Desa Kramat Utara, Kecamatan Magelang Utara, Kota Magelang, Jawa Tengah, itu ditemukan meninggal dunia pada Rabu (14/1/2025).

Namun, di balik penemuan jasadnya, muncul berbagai kisah dan kejanggalan yang membuat publik heran, termasuk pengakuan seorang anak indigo yang menyebut pencarian Syafiq sempat “tertutup oleh alam gaib.”

Syafiq sebelumnya mendaki Gunung Slamet bersama rekannya Himawan melalui jalur Basecamp Dipajaya, Desa Clekatakan, Kabupaten Pemalang, pada Sabtu (30/12/2025).

Keduanya mendaki dengan kondisi cuaca ekstrem, di mana kabut tebal dan suhu dingin melanda kawasan puncak.

Saat tiba di Pos 5, Himawan mengalami kram kaki dan memutuskan berhenti untuk beristirahat, sementara Syafiq turun sendirian untuk mencari bantuan.

Sejak saat itu, Syafiq tak pernah kembali. Kontak antara keduanya terputus, dan Syafiq dinyatakan hilang.

Tim SAR gabungan saat melakukan pencarian jenazah pendaki Syafiq Ali dari basecamp jalur Dipajaya, Gunung Slamet
Sumber :
  • Basarnas Semarang

Himawan sempat bertahan hingga ke Pos 9, sebelum akhirnya ditemukan dalam keadaan selamat oleh tim SAR pada 30 Desember.

Pencarian besar-besaran dilakukan oleh tim gabungan dari SAR, Wanadri, BPBD Pemalang, relawan gunung, serta warga sekitar.

Jalur pendakian disisir hingga radius beberapa kilometer dari Pos 5 hingga ke puncak. Namun, hasilnya nihil selama dua minggu lebih.

Hingga akhirnya, jasad Syafiq ditemukan di lereng berbatu tak jauh dari jalur utama pendakian, wilayah yang sebenarnya sudah berkali-kali dilalui oleh para relawan.

Salah satu relawan, Amrul, mengaku heran dengan hasil pencarian. Menurutnya, lokasi ditemukannya jasad Syafiq sebenarnya sudah berulang kali dilewati tim penyelamat, namun korban sama sekali tidak terlihat sebelumnya.

“Dari hari kedua sampai hari ke-17 itu tidak ditemukan, padahal area sudah pernah dilalui tim pencarian,” ujar Amrul kepada media.

Kondisi ini membuat banyak pihak mempertanyakan bagaimana jasad Syafiq bisa “muncul” di area yang sebelumnya dilewati.

Menurut keterangan tim di lapangan, Syafiq ditemukan dalam posisi terlentang di antara bebatuan, dengan jaket dan celana pendek yang masih melekat di tubuhnya.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Bahlil Ikut Prabowo Temui Ribuan Rektor hingga Guru Besar, Bahas Tambang Buat Kampus?
• 3 jam lalubisnis.com
thumb
Transjakarta Kelola 6.793 Barang Tertinggal Sepanjang 2025
• 20 jam lalurepublika.co.id
thumb
PSIM Yogyakarta Langsung Genjot Latihan, Demi Ladeni Persebaya Surabaya
• 17 jam lalugenpi.co
thumb
Upaya Pencarian Syafiq Ali Pendaki Gunung Slamet: Lewat Tim SAR dan Relawan, Sholawatan di Basecamp hingga Anak Indigo Ikut Bantu
• 17 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Menuju 9.100, Perlu Segera Ambil Untung?
• 13 jam lalukompas.id
Berhasil disimpan.