Agro Yasa (AYLS) Punya Pemilik Baru, Harga Sahamnya Terbang

idxchannel.com
2 jam lalu
Cover Berita

PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) mengumumkan bahwa perseroan memiliki pemegang saham pengendali baru, PT Bintang Cahaya Investment (BCI).

PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) mengumumkan bahwa perseroan memiliki pemegang saham pengendali baru, PT Bintang Cahaya Investment (BCI). (Foto: Freepik)

IDXChannel - PT Agro Yasa Lestari Tbk (AYLS) mengumumkan bahwa perseroan memiliki pemegang saham pengendali baru, PT Bintang Cahaya Investment (BCI). Pemilik baru tersebut kini menguasai saham mayoritas AYLS.

Direktur Utama Agro Yasa, Indra Jaya David Pardosi mengatakan, BCI telah menuntaskan proses akuisisi sebanyak 594,7 juta saham AYLS atau setara 69,69 persen dari total modal ditempatkan dan disetor perseroan.

Baca Juga:
Siapa Pemilik Saham AYLS? Punya Bisnis Aspal dan Geosintetik, Ini Pengendalinya

"Pengambilalihan mengakibatkan berubahnya pemegang saham pengendali dalam perseroan, yakni BCI," katanya dalam keterbukaan informasi, Kamis (15/1/2026).

Saham AYLS ditutup menguat 25 persen, menyentuh batas auto reject atas (ARA) ke level Rp322. Kenaikan tersebut melanjutkan lonjakan harga serupa sebelumnya yang melesat 34 persen.

Baca Juga:
IHSG Sesi I menguat ke Level 9.028, AYLS hingga KOCI di Jajaran Top Gainers

BCI mengambil alih 69,69 persen saham AYLS dengan nilai transaksi Rp39,85 miliar. Dengan kata lain, harga pengambilalihan yang disepakati antara BCI dan PT Anugrah Cakrawala Dunia selaku pengendali lama sebesar Rp67 per saham.

Agro Yasa merupakan perusahaan yang menyediakan solusi terkait tanah, khususnya geosintetik untuk menunjang proyek-proyek di bidang infrasatruktur, pertambangan, dan pertanian.

Dalam keterangannya, BCI berniat memperluas usaha AYLS secara regional dan global. Dengan dukungan finansial, manajerial, dan infrastruktur BCI, AYLS diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan, daya saing, serta memperoleh arahan strategis dari pemilik baru.

BCI diketahui berdomisili di Centennial Tower, Jakarta. Bisnis utamanya terkait perusahaan holding. Namun, tak diketahui lebih rinci terkait identitas pemilik baru, termasuk Ultimate Beneficial Owner (UBO) dan sektor usaha spesifik yang digeluti.

Sesuai POJK 9/2018, BCI bakal menggelar Penawaran Tender Wajib (Mandatory Tender Offer/MTO) kepada pemegang saham publik. Rincian terkait MTO akan diumumkan kemudian.

(Rahmat Fiansyah)


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Sidang Gugatan Ucapan Fadli Zon Soal Pemerkosaan Massal 98: Psikolog UI Ditegur Hakim karena Minum
• 6 jam lalusuara.com
thumb
Lampaui Target, Realisasi Investasi 2025 Tembus Rp1.937 Triliun
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Pusing! Trump Bikin Dunia Berantakan, Dagang Makin Susah
• 13 jam lalucnbcindonesia.com
thumb
Terungkap Kejanggalan Selama Pencarian Syafiq Ali di Gunung Slamet, Ditemukan di Area yang Dilalui Tim Pencari Berkali-kali
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
KPK usut proses penurunan nilai PBB PT Wanatiara Persada jadi Rp15,7 miliar
• 21 jam laluantaranews.com
Berhasil disimpan.