Prabowo Naikkan Anggaran Riset 50 Persen Jadi Rp12 Triliun, Fokus pada Swasembada Pangan dan Energi

suara.com
3 jam lalu
Cover Berita
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo naikkan anggaran riset 50 persen menjadi Rp12 triliun.
  • Anggaran diprioritaskan untuk riset swasembada pangan, energi, dan program hilirisasi.
  • Keputusan ini disambut baik BRIN untuk dukung target pertumbuhan ekonomi 8%.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memperkuat riset di perguruan tinggi dengan menaikkan anggaran riset sebesar 50 persen. Keputusan ini diumumkan dalam sebuah diskusi bersama 1.200 akademisi di Istana Kepresidenan, Jakarta, pada Kamis (15/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menjelaskan bahwa anggaran riset yang sebelumnya sebesar Rp8 triliun kini ditingkatkan menjadi Rp12 triliun.

"Dalam forum tadi, Bapak Presiden langsung memutuskan untuk memberikan tambahan dana anggaran sebesar Rp4 triliun, yang harapannya ini dapat memperkuat riset--riset untuk seluruh universitas, termasuk bekerja sama dengan BRIN," kata Pras usai pertemuan.

Fokus pada Program Strategis Nasional

Presiden Prabowo menekankan agar tambahan anggaran ini diprioritaskan untuk mendukung tiga program strategis nasional, yaitu:

1.  Swasembada pangan.
2.  Swasembada energi.
3.  Persiapan industrialisasi dan hilirisasi.

"Hilirisasi yang tahun ini akan mulai dilakukan groundbreaking besar-besaran tentunya membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi," tambah Pras.

Kabar Gembira bagi Para Periset

Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, menyambut baik keputusan ini sebagai "kabar gembira" bagi para periset di Indonesia. Menurutnya, alokasi dana riset di Indonesia saat ini masih sangat rendah, hanya sekitar 0,3 persen dari PDB, jauh di bawah negara-negara lain.

Baca Juga: Airlangga Ungkap Pemerintah Siapkan Dana 6 Miliar USD demi Bentuk BUMN Tekstil Baru

Arif berharap peningkatan anggaran ini dapat mendorong perguruan tinggi dan BRIN untuk mendukung berbagai program strategis pemerintah, termasuk target pertumbuhan ekonomi 8 persen.

"Program 18 proyek strategis hilirisasi ini juga perlu kekuatan riset. Jadi, BRIN saat ini sedang terus mendorong penguatan risetnya untuk bisa mendukung pertumbuhan 8 persen," kata Arif.


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
Polisi Bongkar Jaringan Narkoba Internasional Modus Cairan Rokok Elektrik
• 4 jam lalutvrinews.com
thumb
Komisi III DPR Hari ini Mulai Bahas RUU Perampasan Aset
• 8 jam lalutvrinews.com
thumb
TNI AL Gagalkan Penyelundupan 25 Ton Timah Ilegal di Perairan Bangka
• 13 jam lalutvrinews.com
thumb
Shawn Mendes Liburan Tahun Baru  Bareng Aktris Brasil Bruna Marquezine, Pacar Baru?
• 59 menit lalutabloidbintang.com
thumb
KLH Ungkap 6 Perusahaan Penyebab Banjir Sumatra Rusak 2,5 Ribu Hektare Lahan
• 2 jam lalubisnis.com
Berhasil disimpan.