jpnn.com, JAKARTA - Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Suyudi Ario Seto, memaparkan langkah strategis lembaganya dalam mendukung implementasi kebijakan Presiden Prabowo Subianto terkait pencegahan dan pemberantasan narkoba.
Pernyataan tersebut disampaikan saat menjadi narasumber dalam Career Day Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) DKI Jakarta ke-10 di Balai Samudera, Kelapa Gading, Jakarta Utara, baru-baru ini.
BACA JUGA: Figura Beri Apresiasi kepada Kepala BNN atas Kinerja Pemberantasan Narkoba
Komjen Suyudi menegaskan bahwa visi Asta Cita Presiden Prabowo menempatkan pemberantasan narkoba sebagai agenda prioritas negara.
Menurutnya, isu narkoba bukan hanya masalah kesehatan masyarakat, tetapi juga bagian dari reformasi sistem hukum serta tata kelola pemerintahan yang tengah diperkuat.
BACA JUGA: Penyelundupan Narkotika Modus Liquid Vape Terbongkar, Bravo, Bea Cukai, BNN & Imigrasi!
Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Milenial Muslim Bersatu (MMB), Khairul Anam, memberikan apresiasi atas langkah BNN yang dianggap sejalan dengan visi Presiden.
Dia menilai kehadiran Kepala BNN di forum pendidikan menunjukkan pendekatan pencegahan yang langsung menyasar generasi muda.
BACA JUGA: Sinergi BaznasâBNN Perkuat Kesehatan Masyarakat Pascapenindakan Narkoba
“BNN di bawah Komjen Suyudi telah mengimplementasikan arahan Presiden Prabowo dengan konkret,” ujar Anam, Kamis (15/1).
Anam menambahkan bahwa strategi BNN dinilai selaras dengan semangat Asta Cita dalam membangun tata kelola pemerintahan yang responsif terhadap ancaman narkoba.
Dia menilai pendekatan kolaboratif, edukatif, dan berbasis data penting untuk memperkuat daya tahan generasi muda terhadap penyalahgunaan narkotika.
Dukungan turut diberikan terhadap program BNN yang menyasar pelajar, mahasiswa, komunitas milenial, dan Gen Z.
Anam menyebut kebijakan tersebut sejalan dengan komitmen Presiden Prabowo untuk membentuk generasi yang sadar dan bebas dari narkoba. “Ini bagus dan kami dukung,” ujarnya.
Sejalan dengan upaya preventif, BNN terus memperluas kolaborasi dengan berbagai pihak. Komjen Suyudi sebelumnya menerima audiensi PB Al Washliyah dan Universitas Pancasila untuk penguatan program P4GN melalui pendekatan edukatif dan pembinaan karakter generasi muda.
Dalam aspek penindakan, BNN bersama Bea Cukai dan Imigrasi mengungkap jaringan internasional penyelundupan narkotika dengan modus baru melalui liquid vape dan sachet minuman energi di Bandara Soekarno-Hatta, 6 Januari 2026.
Sinergi dengan Polri juga terlihat dalam operasi di Kampung Bahari, Jakarta Utara, yang berhasil mengamankan total 27 orang dan menyita 89 kg sabu, 91,53 gram ganja, serta 159 butir ekstasi. (jlo/jpnn)
Yuk, Simak Juga Video ini!
Redaktur & Reporter : Djainab Natalia Saroh



