Ketahui 7 Pantangan saat Perayaan Imlek 2026, Dipercaya Bisa Bawa Sial, Apa Saja?

grid.id
3 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Tahukah kamu apa saja pantangan saat perayaan Imlek yang akan datang pada 17 Februari 2026 mendatang? Kabarnya bisa membawa sial jika dilakukan.

Imlek merupakan perayaan penting karena menandai awal tahun baru pada kalender tradisional China. Momen ini biasanya diisi dengan kemeriahan dan suka cita.

Namun tak hanya hal-hal yang membawa keberuntungan saja, masyarakat Tionghoa juga mempercayai beberapa pantangan yang tidak boleh dilakukan saat Imlek tiba. Hal ini karena dipercaya bisa membawa kesialan bagi yang melakukan.

Berikut Grid.ID rangkum beberapa pantangan yang harus dihindari saat perayaan Imlek 2026. Pantangan yang ada dipercaya memiliki makna mendalam dan menghindari sesuatu yang bisa membawa kesialan di tahun yang baru.

1. Menyapu atau Membuang Sampah

Kegiatan menyapu dikaitkan dengan menyapu kekayaan. Sementara membuang sampah melambangkan membuang keberuntungan dari rumah.

Dilansir dari Kompas.com, selama perayaan Imlek sebaiknya hindari kegiatan ersih-bersih. Namun bila terpaksa, lakukan dari tepi luar ke dalam, lalu simpan sampah ke kantong dan buang setelah hari ke-5 Imlek.

2. Menagih Utang

Pantangan menagih utang menyiratkan pesan bahwa semua orang berhak merayakan tanpa ada rasa khawatir dan mendorong sikap saling pengertian. Menagih utang dapat dipercaya membawa nasib buruk, sama halnya dengan meminjam uang saat Imlek.

3. Makan Labu

Dalam bahasa Mandarin, labu memiliki pelafalan "gwa" yang bunyinya mirip dengan kata kematian sehingga termasuk makanan yang dihindari. Larangan ini ada kaitannya dengan anjuran untuk tidak mengucapkan kata yang berkonotasi negatif.

 

4. Mengucapkan Kata Negatif

Melontarkan kata-kata negatif sangat dilarang saat perayaan Imlek. Di antaranya seperti kata kematian, sakit, hantu, miskin, hancur, terbunuh, dan lainnya. Mengatakan kata-kata negatif dipercaya dapat membawa kemalangan pada diri sendiri maupun orang lain.

5. Memecahkan Benda

Dilansir dari Tribunnews, memecahkan benda seperti gelas, piring atau mangkuk diyakini bisa memutus tali kemakmuran dan kekayaan seseorang. Jika ada benda yang pecah, segeralah bungkus dengan kertas merah sambil mengucapkan frasa keberuntungan. Kemudian bungkus pecahan tersebut dan buang setelah Imlek.

6. Jumlah Uang yang Ganjil

Masyarakat Tionghoa menyukai angka genap. Menurut kepercayaan tradisional hal baik selalu datang dua kali lipat. Namun jangan lupa hindari angka sial seperti 4 dan 40, karena 4 berarti kematian dalam bahasa Tionghoa.

7. Makan Bubur dan Daging untuk Sarapan

Pantangan memakan bubur adalah karena dianggap hanya kalangan tidak mampu yang makan bubur untuk sarapan. Orang-orang tidak ingin memulai tahun dengan hal seperti ini karena bisa merupakan pertanda buruk.

Di samping itu, daging juga tidak boleh dimakan sebagai sarapan sebagai bentuk penghormatan kepada para Dewa (Buddha) (yang diyakini menentang pembunuhan hewan). Karena semua dewa diharapkan keluar untuk bertemu dan saling mengucapkan selamat Tahun Baru.

Dengan mengetahui pantangan saat perayaan Imlek 2026 kamu bisa lebih menghormati budaya dan kepercayaan yang ada. Apalagi larangan yang ada bisa membawa kesialan jika dilakukan. (*)

Artikel Asli


Artikel Asli

Berikan komentar Anda
Lanjut baca:

thumb
[HOAKS atau FAKTA]: Hakim PN Surakarta Pastikan Ijazah Jokowi Palsu
• 7 jam lalumerahputih.com
thumb
Kesenjangan Akses Internet di Bali, Begini Upaya Pemerataan di Pulau Dewata
• 3 jam laluviva.co.id
thumb
Kemendagri dan Komdigi Diminta Jembatani Konflik Regulasi Telekomunikasi Daerah
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Cuma 5 Jam Iran Tutup Wilayah Udara
• 2 jam laludetik.com
thumb
Pemerintah Targetkan Pembangunan Ratusan Rusun Subsidi pada 2026, Aturan dan Skema Pembiayaan Dimatangkan
• 5 jam lalupantau.com
Berhasil disimpan.